Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Parkir Liar Menjamur di Jalur-Jalur Utama Kota Bogor, Petugas Lakukan Penertiban, Empat Jukir Diamankan

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 26 September 2025 | 15:32 WIB
Petugas Satpol Pol PP saat menggelar razia parkir liar di Kota Bogor.
Petugas Satpol Pol PP saat menggelar razia parkir liar di Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Parkir liar marak di Kota Bogor. Kondisi ini bahkan nampak terjadi di jalur-jalur utama. Pemerintah pun mulai melakukan langkah tegas untuk mengatasi persoalan tersebut.

Terbaru, petugas gabungan yang digawangi Satpol PP Kota Bogor melakukan patroli parkir liar. Langkah ini dilakukan, Jumat 26 September 2025.

Plt Kasatpol PP Rahmat Hidayat mengatakan pihaknya melakukan penyisiran empat lokasi yang disinyalir jadi sarang parkir liar. Misalnya Jalan Ahamd Yani, Jalan Kapten Muslihat.

Kemudian, Jalan Pajajaran, Jalan Pemuda, Jalan Jendral Soedirman, seputaran jalur Sistem Satu Arah (SSA), dan terakhir Jalan Dadali.

“Banyak yang parkir sembarangan. Padahal itukan bukan areanya. terus di SSA kan di sepanjang situ ga boleh parkir. Tapi masih banyak kendaraan yang parkir di jalur sepeda,” jelas Rahmat pada Radar Bogor.

Hasil dari penyisiran tersebut, Satpol PP Kota Bogor menangkap empat terduga Juru Parkir Liar (Jukir). Mereka didapati dari area yang masing-masing berbeda.

“Ada yang di Pajajaran terus ada yang dari Ahmad Yani kemudian ada yang di Pemuda dan satu lagi di Jalan Jendral Soedirman,” ujar Rahmat, Jumat 26 September 2025.

Terduga pelaku jukir tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP. Mereka langsung diberi edukasi soal larangan praktik tersebut. Bahkan empat orang ini mendapatkan sangsi.

Rahmat menyebut sangsi yang diberikan berupa Tipiring. Empat orang terduga pelaku Jukir harus membayar masing-masing Rp50 ribu.

“Saat kami selidiki, sementara ngakuannya uang masuk ke pribadi. Ini yang mandiri mandiri. Tapi kami juga allahualam pasti dibelakangnya ada preman. Dia juga ga berani ngaku,” ujarnya.

Sebagai langkah pengawasan jangka panjang, Rahmat menggaransi akan rutin melakukan patroli. Pihaknya pun tengah gencar melaksanakan program Si Cetar Amat.

“Sisi informasi Cepat Terpadu Pengaduan Masyarakat. Jadi itu semacam tim, tugasnya memonitor semua, kawal pengaduan termasuk medsos jadi lebih cepat,” paparnya.

Anggota tim tersebut bergantian. Jadi setiap harinya aada piket yang diberlakukan. Satu kali waktu piket diisi oleh dua orang. Jadi agar bisa lebih cepat.

Warga Kota Bogor dimintanya juga dapat ikut terlibat. Jika praktik parkir liar masih terjadi, Satpol PP digaransi Rahmat terbuka lebar unruk menerima aduan.

“Tidak hanya jukir misalnya pengemis yang menyebalkan, kemudian nanti kami akan mengajak Dinsos unruk ikut terlibat. Jadi saling tolonh menolong,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#parkir liar #kota bogor #satpol pp