Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

37 Tahun Beroperasi, Toko Buku 88 Jadi Bagian Sejarah Menemani Warga Kota Bogor

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 26 September 2025 | 17:12 WIB
Toko Buku 88 kini berganti nama jadi Toko 88 Store dengan bangunan baru.
Toko Buku 88 kini berganti nama jadi Toko 88 Store dengan bangunan baru.

RADAR BOGOR – Selama 37 tahun, Toko Buku 88 hadir menemani warga Kota Bogor. Usaha keluarga ini berdiri pada 1988, diprakarsai Sukianto, untuk memenuhi kebutuhan buku dan alat tulis warga.

Perjalanan bisnis Toko Buku 88 ini dimulai dengan menjual buku cerita, dan komik. Memasuki era 1990-an, fokus usahanya beralih ke alat tulis kantor, tas sekolah, dan buku pelajaran anak-anak.

Seiring perkembangan, nama Toko Buku 88 kini berganti menjadi Toko 88 Store sebagai penyegaran citra. Meski begitu, karakter dan semangat yang dibangun sejak awal tetap dijaga hingga sekarang.

“Waktu itu memang belum banyak toko yang menjual buku. Jadi mungkin orang tua kami ingin memfasilitasi kebutuhan warga,” ujar Diana, Manajer Toko 88 Store.

Lokasi awal berada di Jalan Merdeka Nomor 27 yang menjadi ikon warga sekitar. Di tempat itu, Toko Buku 88 bertahan dari 1988 hingga 2025 sebelum akhirnya pindah ke bangunan baru.

Grand opening lokasi baru di Jalan Merdeka No.9 samping Eraphone digelar pada 23 September 2025, menjadi momen penting bagi toko ini.

Bangunan baru hadir dengan tampilan lebih modern, lebih lega, dan memberi pengalaman belanja yang lebih nyaman.

“Tempat yang sekarang lebih terang, lega, dan nyaman untuk berbelanja. Tapi kami tetap ingin menghadirkan nuansa lama,” jelasnya.

Perubahan juga dilakukan pada produk yang dijual agar relevan dengan perkembangan zaman. Dari alat tulis sederhana kini tersedia banyak pilihan fancy dengan desain menarik dan harga terjangkau.

“Kalau dulu alat tulis hanya hitam dan biru, sekarang lebih banyak pilihan warna dan gambar menarik. Buku bacaan pun kini kami pilih lebih selektif,” kata Diana.

Meski tampil modern, suasana kekeluargaan tetap dipertahankan agar pelanggan merasa akrab. Mayoritas karyawan adalah orang lama yang sudah mengenal kebutuhan pelanggan dengan baik.

Dukungan masyarakat menjadi kunci Toko Buku 88 bertahan selama lebih dari tiga dekade. Respon positif saat pindahan membuat pengelola semakin bersemangat untuk meningkatkan pelayanan.

“Kami ingin pelanggan merasa seperti keluarga. Saat datang, mereka cukup menyebutkan kebutuhan dan kami siap membantu,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Toko Buku 88 #buku cerita