RADAR BOGOR – Ruas Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengalami kemacetan parah pada Sabtu 27 September 2025 sore.
Kemacetan di Jalan Raya Tajur terjadi akibat proyek perbaikan Jembatan Cibalok yang membuat arus kendaraan harus bergantian melintas.
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengatakan sistem buka tutup di Jalan Raya Tajur sudah diberlakukan sejak pagi untuk mengurai kepadatan.
“Dari jam 06.00 sampai saat ini kita lakukan bergantian buka tutup untuk roda empat, sedangkan roda dua tetap mengalir dua arah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, antrean panjang kendaraan roda empat tidak terhindarkan karena proses buka tutup jalur.
Situasi semakin padat karena sebagian pengendara roda dua tidak sabar dan menerobos ke depan.
“Kalau macet itu karena proses bergantian roda empat. Roda dua yang tidak sabar juga menambah padat,” kata Lukito.
Meski begitu, Lukito memastikan kondisi lalu lintas tetap terkendali dengan pola buka tutup. “Sudah normal, tetap bergantian seterusnya,” imbuhnya.
Ia mengimbau masyarakat yang hendak menuju atau turun dari kawasan Puncak untuk menggunakan jalur alternatif.
Contohnya melewati Jalan Ertiga–Sumarecon yang tembus ke Jalan Pasir Angin Gadog, Puncak.
"Selain itu, ikuti arahan petugas lalu lintas yang berjaga di lapangan,” tegasnya.
Satlantas Polresta Bogor Kota menegaskan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Tajur ini akan terus diterapkan selama proyek perbaikan Jembatan Cibalok berlangsung. (uma)
Editor : Alpin.