RADAR BOGOR – Film drama religi Pengin Hijrah dijadwalkan tayang di bioskop pada 30 Oktober 2025.
Film produksi Sinemata Buana Kreasindo ini melanjutkan rangkaian special screening di XXI Botani Square Bogor, Sabtu (27/9), setelah sebelumnya mendapat antusiasme besar di Jakarta, Banjarmasin, dan Bandung.
Dalam acara tersebut, Nadzira Shafa bersama rumah produksi merilis tiga original soundtrack (OST) untuk film ini.
Dua lagu, berjudul Ingin Hijrah dan Arah Bersamamu, dibawakan langsung oleh Nadzira Shafa. Sedangkan lagu Menjadi Kisahku dinyanyikan oleh Thia Ryna.
Lagu Arah Bersamamu menjadi soundtrack utama karena sejalan dengan pesan besar film Pengin Hijrah.
Lagu ini lahir dari pengalaman pribadi Nadzira Shafa saat berada di fase pencarian jati diri dan kegelisahan spiritual.
“Lagu Arah Bersamamu adalah karya spesial untukku, karena dalam proses penciptaannya saat itu dibantu oleh almarhum suami, Ameer Azzikra. Pesannya tentang perjalanan menuju arah yang lebih baik dalam hidup,” kata Nadzira Shafa.
Sementara itu, lagu Ingin Hijrah menceritakan ketulusan seseorang yang siap meninggalkan keburukan masa lalu untuk menemukan ketenangan batin.
Lagu ini disebut adalah bentuk pasrah seseorang yang ingin lebih baik karena Allah.
"Awalnya bisa jadi karena dorongan orang lain, namun justru dari situlah muncul keinginan untuk berubah,” tambah Nadzira.
Ketiga lagu tersebut juga hadir dengan video musik yang mengambil lokasi syuting di Uzbekistan, sama seperti lokasi film Pengin Hijrah.
Visual yang indah semakin memperkuat pesan dari film dan lagu.
Film Pengin Hijrah sendiri dibintangi oleh Steffi Zamora, Endy Arfian, Daffa Wardana, dan Sita Permata Sari.
Disutradarai Jastis Arimba, film ini diproduseri oleh Arismuda Irawan dan Rendy Gunawan, serta melibatkan Budi Yulianto dan Avesina Soebli sebagai produser eksekutif.
Steffi Zamora yang berperan sebagai Alina, seorang selebgram yang mencari arah hidup setelah kehilangan sahabat, mengaku terharu dengan sambutan penonton Bogor.
Menurutnya, pesan film ini tersampaikan dengan baik. “Film ini dikemas ringan, ada romantis ala romcom, tapi juga mengajarkan tentang perjalanan hijrah," ungkapnya.
Menurutnya tantangan terbesar film ini bagi dia adalah berdialek Belitung karena karakter Alina berasal dari sana.
Mereka juga diharuskan berpindah-pindah lokasi selama beberapa kali.
"Syuting di Uzbekistan juga 10 kali lipat lebih berat karena tim kecil dan harus berpindah-pindah lokasi,” ungkap Steffi.
Endy Arfian yang memerankan Omar, mahasiswa berdarah Indonesia-Uzbekistan, menambahkan syuting di Uzbekistan menghadirkan tantangan tersendiri.
Udara bisa sampai minus sehingga dirinya harus akting sambil menahan dingin tidak mudah.
"Tapi film ini unik karena drama romantis dengan sentuhan religi, penonton akan merasa hati lebih ringan,” kata Endy.
Film ini mengisahkan perjalanan Alina yang awalnya terpuruk akibat kehilangan sahabat, lalu menemukan harapan baru saat bertemu Omar.
Pertemuan itu membuatnya ingin berubah menjadi pribadi lebih baik.
Namun di tengah proses hijrah, Alina justru kehilangan arah dan dihadapkan pada berbagai tantangan.
Informasi terbaru mengenai film Pengin Hijrah dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @penginhijrah.film dan @multibuanakreasindo. (uma)
Editor : Alpin.