RADAR BOGOR – Kohati HMI Cabang Bogor, menorehkan sejarah dengan menerbitkan buku perdana berjudul “Perempuan Berdaya Membangun Generasi Digdaya”.
Karya Kohati HMI Cabang Bogor ini diluncurkan pada perayaan Milad ke-59 Kohati akhir September 2025 lalu di Kampus IPB, Bogor.
Buku yang diterbitkan oleh IPB Press ini menjadi tonggak penting bagi HMI Cabang Bogor.
Sejak berdiri tahun 1966, Kohati HMI Cabang Bogor belum pernah merilis karya tulis yang terdokumentasi secara kolektif.
Sebanyak 17 kader aktif dan 7 alumni terlibat sebagai penulis. Mereka menyumbangkan tulisan reflektif, esai, hingga pengalaman kepemimpinan yang memperlihatkan wajah intelektual perempuan di tubuh HMI.
Ketua Umum Kohati HMI Cabang Bogor, Fauzia Noorchaliza, menyebut buku ini sebagai cita-cita kolektif yang berhasil diwujudkan.
Menurutnya, buku tersebut bukan sekadar karya, melainkan ruang kaderisasi yang membentuk perempuan berdaya di berbagai bidang.
“Kohati menyiapkan perempuan berdaya untuk menjadi expertise di bidangnya masing-masing. Buku ini lahir dari semangat bersama untuk berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ucap Fauzia.
Konseptor buku, Putri Raihan Shakila, menegaskan semangat kolaborasi menjadi kekuatan utama terbitnya karya ini. Buku ini adalah bukti nyata perjuangan Kohati.
"Harapannya, semakin banyak perempuan yang berani berkarya dan menyuarakan gagasan,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Kohati PB HMI, Sri Meisista. Ia menilai lahirnya buku perdana ini menandai kuatnya tradisi intelektual yang dibangun Kohati.
“Karya ini membuktikan Kohati terus melahirkan pemimpin perempuan tangguh dan berdaya. Semoga menjadi amal jariyah sekaligus inspirasi bagi generasi berikutnya,” katanya.
Selain peluncuran buku, rangkaian Milad ke-59 juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan Wakil Rektor UICI Lely Pelitasati, Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idroos, dan Ketua Umum Kohati HMI Cabang Bogor Fauzia Noorchaliza.
Diskusi yang dimoderatori Vika Julianida itu membahas pengalaman memimpin sebagai perempuan di level akademik, kelembagaan, maupun organisasi mahasiswa.(uma)
Editor : Alpin.