Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Festival Batik di Kota Bogor, Panggung bagi Perajin Lokal Pamerkan Karya

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 3 Oktober 2025 | 05:00 WIB
Festival Batik digelar di Mal Botani Square, Kota Bogor.
Festival Batik digelar di Mal Botani Square, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Festival batik di Mal Botani Square berlangsung meriah, acara ini telah dimulai sejak Rabu, 1 Oktober 2025 dan berakhir pada Minggu, 5 Oktober 2025 mendatang.

Kegiatan tersebut bagian dari upaya untuk memeriahkan Hari Batik Nasional 2025. Festival batik sendiri diinisiasi oleh Natasha Event Organizer dan Disparbud Kota Bogor.

Para perajin batik lokal juga turut dilibatkan, mereka dengan bangga memamerkan hasil karyanya. Beragam motif khas Kota Bogor jadi sasaran para pengunjung untuk membelinya.

Owner Batik Melinda, Cornalia Melindawati mengaku bangga bisa ikut terlibat dan baginya kegiatan tersebut bisa mendongkrak minat warga terhadap kebudayaan lokal.

Wanita yang disapa Linda itu mengaku antusias warga terhadap batik cukup tinggi dan di hari pertama event berlangsung, gerainya langsung diserbu dengan mayoritas menyukai batik motif palak hujan.

“Dan ini memang best seller kami, kemarin sampai terjual 4 Pcs kain dengan motif Palak Hujan, satu kainnya dijual dengan harga Rp200 ribu sampai dengan Rp250 ribu,” terang Melinda pada Radar Bogor.

Tidak hanya kain, Linda juga menjual beragam pernak-pernik batik lain, mulai dari totopong atau pengikat kepala, topi, tote bag, hingga tempat pensil yang dibalut kain batik.

Ada dua teknik membatik yang dia gunakan, pertama tulis dan yang kedua teknik cap. Usaha ini telah digelutinya sejak tahun 2017 silam.

“Saya jatuh cinta pada batik karena ingin melestarikan budaya dan menjaga agar tidak punah,” kata Linda saat ditemui di Mal Botani Square, Kamis, 2 Oktober 2025 sore.

Linda berharap rasa serupa juga tertanam pada anak-anak muda generasi Z dan mereka diminta agar ikut bangga melesatarikan kebudayaan lokal khusunya batik.

“Sebagai anak muda kita harus melestarikan dan mendukung produk lokal, bangga pada karya Indonesia, karena sebenarnya kualitas kita tidak kalah dari produk luar negeri,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #batik