Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perketat Pengawasan, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ingatkan Dapur MBG Soal Tengat Waktu Distribusi Makanan

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 9 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Proses produksi dapur MBG di SPPG Yasmin Curug Mekar Kota Bogor.
Proses produksi dapur MBG di SPPG Yasmin Curug Mekar Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor semakin diperketat. Seluruh dapur MBG diminta untuk memperhatikan tengat waktu pendisitribusiannya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie Rachim saat menyidak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Yasmin Curug Mekar, Kamis 9 Oktober 202.

Dapur MBG di Yasmin Curug Mekar sendiri memasok menu MBG ke 20 sekolah. Jumlah penerima manfaatnya mencapai 3.600 siswa. Ke depan mereka akan mengembangkan untuk ibu hamil dan lansia.

Dedie turut mengapresiasi langkah tersebut. Namun dia mengingatkan agar tengat waktu proses produksi menu MBG dengan pendistribusian tidak boleh terlalu lama. Hal ini dilakukan guna memastikan makanan dalam keadaan fresh.

“Standar Operasionalnya (SOP) masa pelayanannya tidak boleh lebih dari 4 jam. Jaraknya pun dibatasi, maksimal radius 6 kilometer,” terang Dedie pada awak media.

Disamping itu kebersihan dapur MBG juga mesti diperhatikan. Agar proses produksi makanan tidak bercampur dengan bakteri. Termasuk proses pembersihan bekas Try makanannya.

Pemkot Bogor disebut Dedie sudah membentuk satgas pengawasan MBG. Tim ini terdiri dari Foroum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadi sebelum Pemprov membuat satgas Kota Bogor sudah jauh lebih dulu. Ini sudah dibentuk sejak Juli lalu. Mereka bertugas unuk memonitoring dan pendampingan kepada SPPG yang sudah beroprasi,” ujar Dedie.

Di Kota Bogor sendiri sudah ada 35 SPPG yang telah beroprasi. Ini tersebar di enam kecamatan. Yang sudah memproses izin 45. Dan yang telah mendaftarkan ada lebih dari 100.

“Dari jumlah itu, baru 3 dapur yang sudah bersertifikat, 21 sedang berproses , dan satu lagi dalam tahap verifikasi," katanya.

"Target kami, seluruh SPPG sudah lengkap dan beroperasi pada 2026 hingga awal 2027, targetnya ada 82 dapur MBG,” beber Dedie.

Dedie mennggaransi pihaknya akan selalu mendukung niat baik Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga asupan gizi warganya.

Ditambah, MBG sendiri juga memiliki manfaat untuk mengoptimalkan roda perekonomian di daerah.

“Misalnya di sini (SPPG Yasmin) ada Koperasi Merah Putih Curug Mekar. Suplayer dari beras minyak kecap garam, didapat dari Koperasi itu. Jadi ini circular ekonomi yang ideal dan alhamdulillah ini ada di Kota Bogor,” pungkasnya. (rp1)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Pemendikdasmen nomor 11 tahun 2025 tentang beban kerja guru.
Pemendikdasmen nomor 11 tahun 2025 tentang beban kerja guru.
Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #dapur MBG #Yasmin