Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Akses Utama Menuju Kantor Pemerintahan Baru Disiapkan, Pemkot Bogor Mulai Land Clearing Lahan

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 10 Oktober 2025 | 12:41 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau lokasi akses utama menuju kantor pemerintahan baru.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau lokasi akses utama menuju kantor pemerintahan baru.

RADAR BOGOR - Akses utama menuju kantor pemerintahan baru di Kelurahan Katu Lampa, Kecamatan Bogor Timur mulai disiapkan. Pemerintah Kota Bogor tengah melakukan land clearing area.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan lahan tersebut merupakan hasil penghubangan.

Titiknya mulai dari Perumahan Bogor Raya hingga ke Bogor Raya City atau Perumahan KTP.

“Hari ini kami coba mulai land clearing. Ini kita lihat langsung ke lapangan supaya jalannya smooth dan enakeun. Jangan terlalu patah kemudian elevansinya juga difikirkan dengan baik,” kata Dedie pada awak media.

Panjang lahan akses utama kantor pemerintahan baru itu lebih kurang 450 meter. Right Of Way (ROW) atau lebarnya 18 meter. Lahan ini berada diantara Perumahan SEG dan KTP.

“Jadi tentu harus kami koordinasikan antara pihak SEG dan KTP bahwa dua pengembang ini kan berada diantara lahan milik Pemkot Bogor supaya ada kesamaan pandangan,” terang Dedie, Jumat 10 Oktober 2025) siang.

Dedie menerangkan, di area kantor pemerintahan baru, nantinya juga akan ada sejumlah fasilitas untuk masyarakat. Mulai dari rumah ibadah, hingga sarana olahraga.

“Kemudian juga ada gedung serbaguna dan kantor pelayanan DPMTPSP. Jadi ini langkah langkah awal sebelum 21 OPD pindah semua kesini,” beber Dedie saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Sejumlah fasilitas itu diharap Dedie dapat menggerakan roda ekonomi masyarakat, tekrhusus mereka yang tinggal di wilayah Kecamatan Bogor Timur. Dia menginginkan daerah teritorialnya bisa mengimbangi Summarecon.

“Jadi kami ingin mengimbangi kawan-kawan di Kabupaten Bogor yang ada di wilayah Cibanon Summarecon dan Sukaraja. Itu luar biasa. Jadi kita ingin ikut serta juga mengambil kemajuan ekonomi,” harap Dedie.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih menuturkan sejumlah fasilitas tersebut baru memasuki tahapan Detail Enginering Design (DED) pada tahun 2026 mendatang.

“Jadi belum bisa tahun depan. Untuk tahun depan kita semua masih bergerak di DED nya, dan land clearing areal kita sedang berkutik di anggaran itu,” pungkasnya.(rp1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Dedie Rachim #kantor pemerintahan baru