Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisah Dani Setiawan Pencari Kerja di Job Fair Kota Bogor, Tak Mau Menyerah di Usia 53 Tahun demi Nafkahi Keluarga

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:21 WIB
Salah satu peserta Job fair pada Job Fair 2025 di Kota Bogor.
Salah satu peserta Job fair pada Job Fair 2025 di Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Di tengah ribuan anak muda yang memadati Plaza Jambu Dua, Rabu 15 Oktober 2025 sosok Deni Setiawan tampak menyedot perhatian.

Pria berusia 53 tahun itu menjadi salah satu peserta Job Fair Kota Bogor 2025 yang digelar Pemerintah Kota Bogor selama tiga hari, 15–17 Oktober.

Meski usianya tak lagi muda, semangat Deni untuk mencari pekerjaan tak pernah padam, dia mengaku masih mempunyai tanggung jawab rumah tangga dan kewajiban membesarkan anak-anak.

"Jadi bagaimanapun keadaannya, saya harus tetap berikhtiar, soal hasil, itu urusan nanti, yang penting kita berusaha dulu,” ujar Dani saat ditemui di lokasi acara.

Deni mengaku terakhir kali bekerja pada 2021 dan ia terpaksa berhenti karena sakit dan harus menjalani masa pemulihan cukup lama. Selama itu, keluarganya hidup dari bantuan orang tua dan keluarga istri.

“Saya sempat sakit cukup berat, jadi tidak bisa bekerja, tapi alhamdulillah sekarang kondisi saya sudah pulih, saya rutin jalan kaki setiap pagi di kawasan Bogor Utara dan sekarang sudah fit lagi,” ungkap Dani.

Sebelum sakit, Deni bekerja di bagian akuntansi dan keuangan, ia lulusan S1 Universitas Pakuan dan memiliki pengalaman panjang di bidang administrasi keuangan. Kini, setelah tiga tahun tidak bekerja, ia kembali mencoba peruntungannya melalui Job Fair.

“Memang saingannya berat karena kebanyakan peserta masih muda, tapi saya tidak mau kalah semangat, pengalaman tetap dibutuhkan, apalagi di bidang keuangan. Sejak pagi saya sudah mulai menghubungi beberapa teman lama, siapa tahu ada lowongan yang sesuai,” bebernya.

Deni datang dengan berbekal dokumen digital, ia sudah mendaftar secara online melalui sistem Job Fair Kota Bogor yang memungkinkan peserta mengunggah CV tanpa perlu membawa berkas fisik.

“Kalau nanti perusahaan minta, saya siap kirim dokumen lewat email atau WhatsApp. Saya juga sudah tanya ke beberapa perusahaan, ada yang masih membuka kesempatan untuk usia di atas 50 tahun,” jelasnya.

Bagi Deni, kegiatan seperti ini menjadi peluang berharga untuk memulai kembali langkah hidupnya. Meski harus bersaing dengan ribuan pencari kerja muda, ia tetap percaya setiap usaha akan membawa hasil.

“Yang penting kita tidak menyerah, saya yakin pengalaman tetap punya nilai, dan kalau memang rezekinya ada, pasti akan datang. Usia boleh 53 tahun, tapi semangat harus tetap muda,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, mengatakan Job Fair 2025 merupakan upaya pemerintah menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bogor yang masih mencapai sekitar 18 persen. Kegiatan ini diikuti 40 perusahaan nasional dan lokal dengan total 600 lowongan yang ditawarkan.

“Ini adalah ikhtiar Pemerintah Kota Bogor di tahun 2025, setiap pelaksanaan Job Fair selalu menghasilkan dampak positif, bukan hanya membuka lowongan, tapi benar-benar membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan,” ujar Jenal saat membuka acara.

Ia menambahkan, bagi peserta yang belum berhasil diterima, pemerintah juga menyiapkan program pelatihan gratis bekerja sama dengan HIPMI. Pemkot berjanji akan kembali menggelar kegiatan serupa.

“Kami ingin memulai dari hal kecil dulu, tapi dilakukan secara istiqamah dan konsisten,” tambahnya. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #job fair