RADAR BOGOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menghadirkan cara baru dalam menyampaikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.
Caranya lewat program podcast bertajuk Dapur Kebencanaan atau singkatan dari Dialog Akselerasi Penanganan Urusan Kebencanaan.
Podcast ini adalah cara BPBD untuk menjangkau warga dengan cara yang lebih hangat, ringan, dan mudah dipahami.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan ini adalah ruang berbagi inspirasi, pengalaman, dan pengetahuan seputar kebencanaan.
Berbeda dari podcast pada umumnya, program ini juga akan hadir langsung di tengah masyarakat.
“Konsepnya seperti dapur, tempat orang berkumpul dan berbagi cerita. Kami ingin suasananya santai tapi penuh makna. Podcast ini tidak hanya tayang daring, tapi juga akan ‘keliling’ menyapa masyarakat secara langsung, termasuk komunitas ojek, warga di daerah rawan bencana, sampai tokoh-tokoh publik dan lembaga seperti BMKG,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 21 Oktober 2025.
Menurut Dimas, langkah ini merupakan bagian dari strategi BPBD untuk memperluas jangkauan edukasi kebencanaan agar tidak hanya berhenti di ruang kantor atau forum resmi.
Dengan format audio-visual yang ringan, masyarakat diharapkan lebih mudah memahami pesan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.
“Edukasi kebencanaan harus bisa diterima oleh semua kalangan. Melalui pendekatan yang lebih personal seperti ini, kami berharap pesan-pesan kesiapsiagaan dapat sampai dengan lebih efektif,” katanya.
Peluncuran Dapur Kebencanaan bertepatan dengan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2025.
BPBD Kota Bogor ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa mitigasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama seluruh elemen warga.
“Langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten bisa menjadi gerakan besar. Kami ingin masyarakat terlibat aktif, bukan hanya sebagai penerima informasi tapi juga pelaku dalam kesiapsiagaan bencana,” tutur Dimas.
Podcast Dapur Kebencanaan rencananya akan tayang secara berkala melalui kanal digital resmi BPBD Kota Bogor, sekaligus menjadi media komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana di Kota Hujan.(uma)
Editor : Alpin.