Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Kota Bogor Sebabkan Tujuh Bencana Alam, Berikut Titik-titiknya

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 22 Oktober 2025 | 07:35 WIB
Beberapa titik bencana alam yang terjadi di Kota Bogor, akibat hujan deras dan angin kencang, Selasa 21 Oktober 2025 sore.
Beberapa titik bencana alam yang terjadi di Kota Bogor, akibat hujan deras dan angin kencang, Selasa 21 Oktober 2025 sore.

RADAR BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor pada Selasa 21 Oktober 2025 sore menyebabkan tujuh bencana alam terjadi di berbagai titik.

Peristiwa itu meliputi tanah longsor, tanah amblas, dan pohon tumbang yang berdampak pada fasilitas publik dan akses jalan warga.

Berdasarkan laporan BPBD Kota Bogor, salah satu longsor terjadi di tebing pinggir Jalan Jalak Harupat, Kecamatan Bogor Tengah.

Longsoran tanah menumbangkan tiang lampu penerangan jalan dan menutup sebagian jalur pedestrian yang tengah dibangun, sehingga menyebabkan arus lalu lintas tersendat hingga kawasan Mall BTM dan Taman Kencana.

Selain itu, tanah amblas juga terjadi di Kelurahan Sukadamai dan Tegalgundil, mengakibatkan kerusakan sebagian rumah warga serta menutup drainase dan sebagian jalan.

Di Kelurahan Cibuluh dan Kedung Halang, tanah longsor dilaporkan mengancam rumah warga dengan tinggi longsor mencapai 8 meter.

BPBD juga mencatat beberapa pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang, antara lain di Kelurahan Tanah Sareal dan Kedung Halang.

Pohon-pohon tersebut menimpa kabel PLN, menutupi jalan umum, dan menimpa fasilitas warga. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan petugas TRC-PB BPBD langsung melakukan assesment, dokumentasi, dan evakuasi di seluruh lokasi.

Akses jalan telah berhasil dibuka kembali dan tidak ada korban jiwa. "Namun warga tetap diimbau waspada terhadap potensi bencana susulan," kata Dimas.

BPBD Kota Bogor bersama unsur terkait seperti Tagana, Pol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas terus memantau lokasi rawan bencana.

Mereka telah menyiapkan bantuan darurat termasuk terpal dan pembangunan TPT (Tanggul Penahan Tanah) untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Hujan deras hanya berlangsung sekitar tiga jam, namun menyebabkan dampak cukup luas di kota dengan curah hujan yang tinggi dan kondisi tanah yang labil.

Warga diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama di wilayah rawan longsor dan amblas.(uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #bencana alam #hujan deras #angin kencang