Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Inovasi Warga Katelia Taman Yasmin untuk Bogorku Bersih 2025, dari Pilah Sampah hingga Ekoenzim

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:39 WIB
Foto bersama juri Bogorku Bersih dan warga Perumahan Katelia Taman Yasmin RT 01 RW 09, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat.
Foto bersama juri Bogorku Bersih dan warga Perumahan Katelia Taman Yasmin RT 01 RW 09, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat.

RADAR BOGOR - Perumahan Katelia Taman Yasmin RT 01 RW 09, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat yang biasanya sepi dan tenang mendadak ramai pada Kamis 23 Oktober 2025.

Kedatangan tim juri kategori Pemukiman Teratur Lomba Bogorku Bersih 2025 membuat warga Taman Yasmin menyambut mereka secara langsung.

Warga Taman Yasmin memandu juri berkeliling, memperlihatkan berbagai upaya yang dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Sejumlah taman disambangi satu per satu, sementara warga menjelaskan inovasi pengelolaan sampah yang mereka terapkan.

Ketua RT, Askin Tohari, menjelaskan bahwa perumahan ini memiliki program Bilsadar, yaitu pemilahan sampah dari rumah.

Sampah anorganik dikelola melalui Bank Sampah Rumpis, sementara sampah organik diolah melalui Komet, sebuah komposter ember tumpuk.

“Kami membatasi sampah yang masuk ke Komet agar tidak mengandung protein. Sisa tulang atau daging dimasukkan ke lubang biopori,” ujarnya.

Selain itu, warga juga memanfaatkan sampah menjadi produk turunan seperti pupuk organik, ekoenzim, dan lindi, yang mendukung upaya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Program ini juga dijalankan bekerja sama dengan Basiba dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor.

"Lubang biopori di sini tidak hanya menampung sampah protein, tetapi juga berfungsi sebagai sumur resapan," jelasnya.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut baik inisiatif warga. Pengelolaan sampah di Taman Yasmin sudah cukup baik, mulai dari pemilahan dari rumah hingga pengelolaan bersama. "Produk sampah juga dimanfaatkan menjadi pupuk, ekoenzim, dan lindi,” jelasnya.

Dedie menambahkan, perumahan ini juga telah mengurangi penggunaan kertas dalam administrasi warga, yang kini sudah dilakukan secara digital. Ini dinilai jadi komitmen warga untuk pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Yang paling penting adalah kekompakan dan kebersamaan warga, serta keinginan mereka menjadikan lingkungannya lebih bersih dan sehat,” kata Dedie.

Upaya Katelia Taman Yasmin menjadi salah satu contoh inovasi komunitas dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus inspirasi bagi pemukiman lain di Kota Bogor. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#bogorku bersih #tim juri #taman yasmin