RADAR BOGOR - Pasar Bogor di Jalan Suryakencana Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor mulai dilakukan pemagaran pada Kamis, 23 Oktober 2025, para pedagang pun sudah bersiap untuk direlokasi.
Berdasarkan pantauan Radar Bogor, para pedagang tampak sudah merapikan dagangannya, barang-barang tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil bak.
Direktur Utama Perumda PPJ Jenal Abidin mengatakan pemagaran merupakan bagian dari rangkaian proses revitalisasi Pasar Bogor yang sudah dimulai sejak akhir September 2025 lalu.
“Dan pada hari ini, kami melakukan pemagaran serta pemutusan total jaringan air dan listrik di Pasar Bogor,” kata Jenal kepada Radar Bogor, Kamis, 23 Oktober 2025 sore.
Para pedagang di Pasar Bogor bakal direlokasi ke dua tempat, pertama di Pasar Jambu Dua dan yang kedua ke Pasar Sukasari yang baru saja rampung direvitalisasi.
“Totalnya ada 499 pedagang, sebagian dari mereka ada yang sudah booking, kemudian ada yang sudah akad dalam arti membeli, bahkan sudah ada yang menempati,” terang Jenal.
Langkah serupa juga diharapkan Jenal bisa dilakukan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di Pasar Bogor. Mereka diminta untuk ikut pindah ke lokasi dagang sebagaiamana lokasi yang sudah ditentukan.
“Untuk teman-teman PKL mangga kami siapkan juga tempat relokasi di Pasar Jambu Dua, mohon segera beberes karena akan dilakukan pembongkaran,” jelas Jenal saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Dalam tahapan ini, Jenal menyebut pihaknya juga tengah mempersiapkan proses lelang eks Gedung Plaza Bogor dan Pasar Bogor, proses ini ditargetkan rampung pada bulan depan.
“Iya betul kami sedang mempersiapkan lelang bongkaran eks gedung pasar dan Plaza Bogor di KPKNL, semoga di November ini sudah ada pemenang dan bisa dilakukan pembongkaran,” ujar Jenal.
Ia pun turut mengapresiasi berbagai pihak yang telah ikut terlibat dalam setiap tahapan revitalisasi Pasar Bogor. Para pedagang Pasar Bogor disebutnya sangat kooperatif atas kebijakan yang telah ditetapkan.
“Harapan kami, seluruh pedagang Pasar Bogor segera beberes dan pindah ke Jambu Dua dan Sukasari,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati