RADAR BOGOR – Sebuah tembok rumah warga di Kampung Babakan Sirna RT 005/RW 009, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ambruk pada Kamis 23 Oktober 2025.
Ambruknya tembok rumah warga di Babakan Sirna itu diduga dipicu oleh cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir dan diperparah oleh konstruksi tembok yang kurang kokoh.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menjelaskan pihaknya menerima informasi kejadian ambruknya tembok rumah warga di Babakan Sirna pada Sabtu 25 Oktober 2025 pukul 14.15 WIB melalui laporan dari pihak kelurahan.
Tim TRC-PB BPBD Kota Bogor kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan assessment dan penanganan awal.
“Tembok yang ambruk merupakan bagian kamar tidur milik Bapak Ragil Achmad. Material tembok yang roboh juga sempat menutup aliran kali kecil di belakang rumah,” katanya.
Meski menyebabkan kerusakan bangunan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Penghuni rumah, satu keluarga dengan dua jiwa, dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak harus mengungsi. BPBD juga memastikan tidak ada korban luka maupun korban tambahan yang terdampak.
Upaya penanganan telah dilakukan oleh Personel TRC-PB BPBD Kota Bogor bersama unsur kelurahan, kecamatan, Keltana Tegallega, serta RT dan RW setempat.
Warga Babakan Sirna dan petugas turut melakukan kerja bakti untuk membersihkan material tembok yang menutup aliran air.
“Assessment telah selesai dilakukan, dan saat ini penanganan berupa pembersihan material runtuhan dilakukan secara gotong royong bersama warga,” lanjutnya.
BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama pada permukiman yang berbatasan langsung dengan tebing, aliran sungai kecil, dan bangunan dengan konstruksi yang sudah melemah.
Pemeriksaan struktur bangunan secara berkala juga dianjurkan guna mencegah kejadian serupa. (uma)
Editor : Yosep Awaludin