RADAR BOGOR - Pemkot melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkin) Kota Bogor akan membangun Lapangan Jogging Track di RW 08 Graha Grande, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal.
Rencana ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Fraksi PAN Kota Bogor Safrudin Bima, Sekretaris Dinas Perumkin Erwin Gunawan, Camat Tanah Sareal Rokib Al Hudri, Lurah Sukaresmi Yayan Hariyansyah dan Ketua RW 08 Firmansyah didampingi Ketua RT 01 dan RT 03 di wilayah Graha Grande, Rabu 29 Oktober 2025.
Camat Tanah Sareal Rokib Al Hudri bersyukur dengan dibangunnya taman dan lapangan jogging track di wilayahnya.
“Saya berharap warga bisa menjaga dan merawatnya setelah tamannya jadi. Alhamdulillah aspirasi warga ini bisa terwujud melalui usulan Pokir DPRD, karena melalui musrenbang belum tercover, karena itu saya juga berterima kasih kepada Bapak Safrudin Bima dari DPRD,” ujar Rokib.
Adapun terkait kegiatan Pembangunan taman, Kepala Dinas Perumkin yang diwakili Sekdis Perumkin, Erwin Gunawan menyampaikan bahwa pekerjaan lapangan jogging track di RW 08 ini bisa menjadi alternatif taman yang digunakan warga Graha Grande dan sekitarnya.
“Masyarakat yang sekadar ingin jogging sebentar atau anak-anak bermain, tidak perlu jauh-jauh. Itu fungsi dari dibangunnya taman di pemukiman, sebagai sarana sosial dan interaksi, mungkin yang tadinya dengan tetangga-tetangga jarang ketemu nanti bisa bertemu di taman, Sabtu atau Minggu bisa mengadakan acara di sini,” jelas Erwin panjang lebar.
Rencana untuk item pekerjaan, kata Erwin, meliputi area jogging track, sarana panggung terbuka untuk acara 17 Agutus dan lain-lain, ada playground, juga fitness area meskipun masih terbatas dan di tengah masih tetap ada lapangan.
“Perencanaan ini sudah disosialisasikan dalam FGD kepada pengurus wilayah dan warga mendukung rencana ini. Kami juga berpesan setelah terbangun, agar dijaga dan dirawat dari sisi pemeliharaan dan keamanannya,” tegas dia.
Sementara itu, Anggota DPRD Safrudin Bima berharap dibangunnya taman bermain dan jogging track ini, WARGA memiliki sarana yang repsentatif untuk bermain dan bercengkerama bersama keluarga, dan tidak perlu jauh – jauh, karena sudah ada fasilitas di lingkungan tempat tinggal.
“Ini ada kaitannya dengan sikap saya selama ini terkait dengan konsep pembangunan di Kota Bogor agar didorong ke pinggir, ke sayap-sayap wilayah bahkan ke perbatasan kota, yang diikuti fasilitas pendidikan, kesehatan & UMKM. Tetapi tentu harusnya diimbangi penguatan sarana insfrastruktur yang memadai,” tegas pria yang akrab disapa SB ini.
SB juga berkomitmen kuat bahwa sepanjang periode akan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Setiap suara yang bunyi dari masyarakat yang disampaikan, saya akan total memperjuangkannya.
Ada beberapa hal yang saat ini saya perjuangkan, antara lain longsor sungai di Graha Grande, longsor di Dadali RW 05 Tanah Sareal, penyerahan fasos fasum di perumahan tertentu seperti di Villa Mutiara agar sarana dan prasarananya bisa dibangun karena banyak sekali keluhan warga yang tak tersentuh dan dalam keadaan rusak,” jelas SB kepada Radar Bogor.(pia)
Editor : Alpin.