Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Serahkan Laporan Evaluasi Kinerja Lima Tahun 2020–2025, Dedie Rachim Apresiasi Capaian Direksi Perumda Tirta Pakuan

Yosep Awaludin • Kamis, 30 Oktober 2025 | 08:00 WIB
Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor saat menyerahkan Laporan Evaluasi Kinerja selama lima tahun.
Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor saat menyerahkan Laporan Evaluasi Kinerja selama lima tahun.

RADAR BOGOR - Memasuki akhir masa jabatan, Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Periode 2020–2025 secara resmi menyerahkan Laporan Evaluasi Kinerja selama lima tahun kepemimpinan kepada Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan seluruh jajaran Pemkot Bogor.

Dalam kesempatan ini, Dedie Rachim mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas pencapaian dan kinerja luar biasa yang dicapai oleh jajaran direksi dan seluruh insan Perumda Tirta Pakuan selama masa kepemimpinan mereka.

Dia menyatakan bahwa Perumda Tirta Pakuan telah menunjukkan kinerja yang tangguh, kreatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Banyak proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur air bersih telah diselesaikan, cakupan layanan pelanggan terus meningkat, dan kinerja keuangan perusahaan menunjukkan peningkatan positif dari sisi pendapatan dan laba perusahaan.

Inovasi digital, efisiensi operasional, dan komitmen terhadap mutu pelayanan juga disebutkan dalam laporan evaluasi tesebut.

"Capaian ini merupakan bukti nyata dari kepemimpinan yang teguh dan visi yang terarah untuk masa depan," ujar Dedie.

"Saya berharap semangat, dedikasi, dan kolaborasi yang telah tercipta untuk memperkuat peran Tirta Pakuan sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang unggul, profesional, dan berkelanjutan," kata Dedie.

Dengan pencapaian yang telah dicapai, Dedie Rachim berharap Perumda Tirta Pakuan terus menjadi contoh keberhasilan dalam pengelolaan air bersih di daerah dan benar-benar berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat Kota Bogor.

Rino Indira Gusniawan, Dirut Perumda Tirta Pakuan mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan laporan hasil kinerja dan evaluasi bersama Dewan Pengawas dan Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Bogor.

Key Performance Indicators, atau KPI, adalah alat ukur utama dalam presentasi tersebut. Sebab KPI PDAM adalah metrik untuk mengukur kinerja perusahaan baik secara keuangan maupun nonkeuangan.

Termasuk pandangan keuangan tentang biaya, kepuasan pelanggan, proses bisnis, dan pertumbuhan pengembangan dan pembelajaran.

"Kita paparkan capaian apa saja, kemudian tantangan, masalah, dan program ke depan yang masih harus dikerjakan oleh PDAM, karena kan ada yang sudah dikerjakan, dalam proses, dan akan dikerjakan di tahun berikutnya," tutur Rino.

Selain itu, PDAM juga memiliki tugas atau bagian yang diperlukan untuk menjalankan RPJMD, RPJPD, dan RPJMN. Semua tugas ini juga harus diselesaikan.

"Termasuk bagaimana PDAM akan melanjutkan rencana bisnis mereka yang sudah terlaksana dan yang belum", katanya.

Dedie Rachim mengapresiasi Perumda Tirta Pakuan secara keseluruhan dalam pernyataannya.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota Bogor, keberadaan Perumda PDAM Tirta Pakuan adalah kebanggaan Kota Bogor yang sering diapresiasi oleh daerah lain selain dari hasil kinerja.

Rino menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bogor juga memberikan saran untuk membantu Perumda Tirta Pakuan mengatasi masalah atau kesulitan yang akan datang. Agar setiap tantangan yang muncul di masa depan dapat ditangani dan dijawab dengan solusi.

"Karena perusahaan atau organisasi kadangkala tidak bisa berjalan optimal karena telat atau salah mengambil langkah dalam menjawab tantangan dan persoalan. Jadi kita harus melakukan mapping jangan sampai telat," ujarnya.

Rino menyatakan bahwa Perumda Tirta Pakuan masih memiliki beberapa tujuan yang harus dicapai ke depan, termasuk pengolahan air limbah.

Karena saat ini, capaian pelanggan Perumda Tirta Pakuan hampir sepenuhnya mencakup dari sambungan pipa hingga pelayanan di luar sambungan dan lainnya.

Di masa mendatang, pengolahan air limbah juga harus dilakukan karena program ini didanai oleh pemerintah pusat. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#laporan evaluasi kinerja #Dedie Rachim #Perumda Tirta Pakuan