RADAR BOGOR – Berawal dari semangat mempercantik lingkungan, warga RT 01 RW 07 Kebon Pedes justru menuai prestasi.
Melalui gotong royong dan kreativitas daur ulang, mereka sukses menembus enam besar Lomba Bogorku Bersih 2025.
Meski baru pertama kali ikut serta dalam Lomba Bogorku Bersih 2025 kategori pemukiman swadaya, RT 01 RW 07 Jl.
Haurjaya I, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, berhasil menembus enam besar dalam tahap penilaian akhir.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kekompakan dan semangat gotong royong warga mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan mereka.
Ketua RT 01 RW 07, Nislan, mengaku bangga dengan partisipasi warganya yang antusias sejak awal persiapan lomba.
Menurutnya, semua dilakukan secara swadaya dan berawal dari semangat kebersamaan untuk mempercantik lingkungan tempat tinggal.
“Yang penting itu warga kompak, Pak. Kalau warga nggak kompak, ya nggak bisa jalan. Saya kan nggak bisa kerja sendiri, semuanya bareng-bareng,” ujarnya, Minggu 2 Oktober 2025.
Dalam persiapan menuju lomba, warga RT 01 RW 07 membuat berbagai inovasi berbasis daur ulang sampah, mulai dari pot bunga dari botol air mineral bekas hingga pengolahan pupuk organik.
Selain itu, mereka juga aktif mengembangkan bank sampah sebagai langkah nyata mengurangi timbunan sampah rumah tangga.
“Alhamdulillah, kami bikin pot dari botol bekas, terus pupuk organik juga. Semua dari hasil kerja bareng warga. Ada yang nyumbang cat, ada yang bantu buat lapak, semuanya swadaya,” kata Nislan.
Persiapan menuju penilaian akhir dilakukan selama beberapa bulan. Tantangan terbesar, kata Nislan, justru menggerakkan partisipasi warga satu per satu agar mau terlibat aktif. Namun dengan pendekatan kekeluargaan, semua akhirnya berjalan lancar.
RT 01 RW 07 memiliki sekitar 121 kepala keluarga. Meski ada sebagian warga yang jarang berada di lokasi karena bekerja di luar kota, kegiatan kebersihan lingkungan tetap dijaga melalui jadwal rutin dan kerja bakti bersama.
“Target kami tentu ingin masuk tiga besar, kalau bisa juara satu. Tapi yang paling penting, kami sudah kompak dan punya lingkungan yang lebih bersih,” tuturnya optimistis.
Dengan semangat swadaya dan gotong royong, RT 01 RW 07 Kebon Pedes ingin menjadi contoh perubahan lingkungan tidak selalu bergantung pada bantuan besar, melainkan pada kemauan bersama untuk bergerak dan berbuat nyata. (uma)
Editor : Alpin.