Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ikut Bogorku Bersih, RT 03 RW 03 Cilendek Timur Tunjukkan Kepedulian dan Kreativitas Warga

Fikri Rahmat Utama • Senin, 3 November 2025 | 17:52 WIB
Warga RT 03 RW 03, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat saat kedatangan Juri Kehormatan Bogorku Bersih. 
Warga RT 03 RW 03, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat saat kedatangan Juri Kehormatan Bogorku Bersih. 

RADAR BOGOR – Warga RT 03 RW 03, Kelurahan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat berkomitmen menjaga lingkungan melalui partisipasinya dalam lomba Bogorku Bersih kategori pemukiman swadaya.

Tak sekadar mengejar juara, partisipasi ini menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif melalui berbagai inovasi dan kepedulian kolektif.

Koordinator Lomba Bogorku Bersih tingkat RT 03, Rizal, komitmen warga dalam menjaga lingkungan sudah terbangun lama.

Salah satu inovasi yang menjadi ikon di wilayah tersebut adalah pembudidayaan bonsai.

"Kebetulan di sini ikonnya bonsai banyak, jadi dari ujung ke ujung itu ada pilar. Di pilar itu ada bonsai-bonsai, itu sudah lama, sudah hampir 5 tahun," ungkap Rizal, Senin (3/11/2025).

Kreativitas warga tidak berhenti di situ. Bonsai yang dirawat tak hanya menjadi hiasan lingkungan, tetapi juga dikembangkan sebagai unit UMKM yang menjadi sumber pencaharian.

"Itu kan kita juga edukasi ya, ini kan jadi sumber pencaharian. Jadi kita membimbing keluarga untuk inovasi, membuat bonsai buat dijual. Dengan jangka 3 atau 4 bulan itu bisa menghasilkan uang," jelasnya.

Selain bonsai, warga juga aktif memanfaatkan limbah plastik, seperti botol bekas air mineral, untuk diubah menjadi mainan anak-anak dan beragam kerajinan.

Tanaman obat keluarga (toga) seperti kunyit juga diolah untuk dijadikan produk UMKM.

Dari sisi kebersihan, Rizal mengakui pengelolaan sampah menjadi fokus utama.

Meskipun belum memiliki bank sampah yang terstruktur, warga tetap berusaha melakukan pengelolaan mandiri.

Saat ini, warga mulai disiplin memilah sampah langsung dari rumah.

Sampah yang memiliki nilai jual akan dikumpulkan, sementara residunya dikelola secara mandiri.

"Sampah ini tidak semua sampai ke TPS. Dari rumah sudah dipilah. Yang residunya kita dibakar di incinerator kecil," kata Rizal.

Namun mereka tetap mendapatkan tantangan dengan lalu lalang jalan desa dilalui pedagang keliling.

Menjawab hal itu, warga aktif mengedukasi para pedagang agar tidak membuang sampah sembarangan, sebuah upaya yang sudah berjalan selama dua tahun.

"Masalahnya di sini, kalau warga sudah tertib, cuma pedagang keliling. Itu sudah saya edukasi ada dua tahun yang lalu, akhirnya dia juga nurut. Tadinya bersih, bisa bersih lagi," tambahnya.

Bagi Rizal, tujuan utama mengikuti lomba ini adalah mewujudkan lingkungan yang bebas dari sampah, terutama sampah plastik.

Partisipasi ini bukan yang pertama; RT 03 RW 03 pernah meraih juara Harapan Kedua pada tahun 2019.

"Semua juga sebetulnya pengen ya masuk juara. Cuma tujuan saya itu cuma menjadikan lingkungan itu lebih bersih, bebas dari sampah," tegasnya.

Sementara itu, Ketua RT 03, Muhammad Muhidin, menambahkan wilayahnya dihuni oleh 255 jiwa dari 80 KK.

Ia berharap partisipasi ini tidak hanya membawa perbaikan internal, tetapi juga dapat menginspirasi wilayah lain.

"Saya juga ingin mengajak RT-RT yang lain untuk ikutlah lomba tahun depan. Walaupun tidak juara, cuma kita belajar. Belajar bagaimana sih mengelola sampah, bagaimana mengendalikan air hujan, dan bagaimana memberdayakan masyarakat dalam UMKM," pungkasnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #bogorku bersih #Kelurahan Cilendek Timur