Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mengejutkan! Jejak Kuno di Lembur Sawah Bogor: Benang Merah Kerajaan Pajajaran dengan Sejarah Dunia Terkuak, Persiapan Museum Spektakuler

Kholikul Ihsan • Senin, 3 November 2025 | 05:44 WIB
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menghadiri Diseminasi Hasil Penelitian Potensi Warisan Budaya Kampung Lembur Sawah di Saung Eling.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menghadiri Diseminasi Hasil Penelitian Potensi Warisan Budaya Kampung Lembur Sawah di Saung Eling.

RADAR BOGOR – Upaya serius Pemerintah Kota Bogor dalam menggali peninggalan bersejarah Kerajaan Pajajaran memasuki babak baru yang sangat menjanjikan.

Potensi besar situs-situs kuno di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, seperti Situs Embah Jangkung dan Situs Kabayan, terungkap melalui Diseminasi Hasil Penelitian Potensi Warisan Budaya Kampung Lembur Sawah pada Jumat (31/10/2025).

Temuan ini diperkirakan menjadi kunci pembuka rahasia peradaban Pajajaran yang lebih luas, bahkan berpotensi terkoneksi dengan sejarah dunia.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, yang hadir langsung di Saung Eling, menegaskan bahwa penelitian ini bukan sekadar kajian lokal, melainkan ikhtiar bersama untuk menempatkan sejarah Kota Hujan pada peta sejarah global.

“Kolaborasi dan sinergi ini menjadi loncatan signifikan bagi Jawa Barat, yang ke depannya akan memiliki Museum Pajajaran,” ujar Dedie Rachim, dikutip dari laman resmi kotabogor.go.id.

Pembangunan Museum Pajajaran ini didukung penuh oleh Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), menandai lompatan besar dalam pelestarian dan edukasi sejarah di Jawa Barat.

Situs Lembur Sawah, Bukan Sekadar Purbakala Biasa

Didampingi Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Bogor dan Provinsi Jawa Barat, serta sesepuh dan warga setempat, Dedie Rachim meninjau langsung kedua situs yang terletak di tengah permukiman asri berlatar lembahan, perbukitan, dan Gunung Salak.

Penelitian di Lembur Sawah dilakukan dengan metode holistik, menggabungkan kajian arkeologis lapangan dan wawancara mendalam dengan penduduk.

Ketua TACB Kota Bogor, Taufik Hassunna, menjelaskan bahwa tujuan penelitian ini adalah memahami persepsi warga terhadap wilayah tempat mereka tinggal, yang menjadi dasar penting dalam penelitian.

Hasil penelitian awal telah dirangkum dalam laporan setebal 140 halaman, menyajikan temuan yang memicu optimisme besar.

Dugaan Kuat Pemukiman Tertua dan Keterkaitan Internasional

Poin paling menarik diungkapkan oleh Ketua TACB Provinsi Jawa Barat, Lutfi Yondri. Ia memuji Kota Bogor yang mampu menjaga kearifan lokal di tengah pesatnya pembangunan, dan menegaskan bahwa simpul-simpul sejarah ini harus terus dibuka.

Lutfi Yondri menduga kuat bahwa lokasi situs Lembur Sawah dahulu merupakan pemukiman atau tempat tinggal sesepuh terdahulu.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya pecahan tembikar gerabah yang mengindikasikan adanya kehidupan pemukiman kuno.

“Seperti yang diungkapkan Wali Kota Bogor, perlu ditelusuri bagaimana keterkaitannya dengan sejarah dunia internasional. Itu harus mulai dibangun. Karena mungkin sekarang kita hanya melihat puzzle, sedikit tapak-tapaknya,” ujar Lutfi Yondri, mendorong kajian lebih lanjut.

Para ahli menyarankan agar penelitian diperluas dengan studi demografi untuk memetakan posisi Lembur Sawah dan nama-nama wilayah pada masa lalu.

Hal ini penting untuk mengidentifikasi apakah kebudayaan saat ini merupakan kesinambungan dari peradaban kuno atau merupakan kultur baru.

Wali Kota Dedie Rachim berharap kajian lanjutan tidak hanya berhenti pada kepurbakalaan, tetapi juga menghasilkan timeline dan storyline yang komprehensif, sehingga kisah Kerajaan Pajajaran dapat tersaji utuh, relevan, dan menarik di Museum Pajajaran mendatang.***

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Mataram H. Carnoto SKM.MM..
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Mataram H. Carnoto SKM.MM..
Ketua Panitia sekaligus Kabid Deposit dan Pengolahan Bahan Pustaka, Hj. Kartina,
Ketua Panitia sekaligus Kabid Deposit dan Pengolahan Bahan Pustaka, Hj. Kartina,
Editor : Eli Kustiyawati
#kota bogor #wali kota bogor #peninggalan bersejarah #Situs Kabayan #Situs Embah Jangkung #Dedie Rachim #kerajaan pajajaran