RADAR BOGOR - Lahan makam yang kian menipis akhirnya mendapat perhatian. Pemkot Bogor tengah berupaya menambah Tempat Pemakaman Umum atau TPU.
Kepala UPTD Pemakaman Disperumkim Kota Bogor, Kelik Supriadi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan lahan untuk dijadikan TPU. Lokasinya ada di Kelurahan Sindangrasa.
“Jika dianggarkan mudah-mudahan tahun depan. Patokan lokasi TPU nya di seberang Pom Bensin Rest Area, kalau ke arah Ciawi sebelum jembatan tol belok kiri,” jelas Kelik.
Kelik menjelaskan lokasi tersebut berada di area pemukiman warga. Luas lahannya lebih kurang mencapai 1.000 meter. Ini disebutnya mampu menampung ratusan makam.
“Luas lahan dibagi empat aja, jadi kurang lebih kapasitasnya menampung 250 lubang. Itu lahan kosong, masih berada di area pemukiman warga,” beber Kelik.
Pengadaan TPU baru tersebut saat ini sudah masuk tahap pengkajian atau Fisibility Study (FS). Setelah tahapan tersebut rampung, maka akan masuk Detail Engenering Design (DED).
Pemkot pun disebut Kelik masih terus melakukan koordinasi dengan warga sekitar. Sebab ada beberapa diantara mereka yang belum sepakat dengan rencana tersebut.
“Ada beberapa yang masih menolak, cuma mayoritas alhamdulillah setuju. Ini belum masuk tahap apraisal jadi untuk berapa harga lahannya belum dapat diketahui,” terang Kelik, Selasa 4 November 2025.
Kelik berharap penambahan lahan TPU dapat segera direalisasikan. Dan ini disebutnya menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi enam dari 8 TPU yang dikelolanya sudah penuh.
Kini yang masih kosong hanya tersisa dua saja. Pertama TPU Mulyaharja dan yang kedua TPU Situ Gede.
Untuk TPU Mulyaharja sendiri memiliki luas lahan, 110.032 meter dengan daya tampung makam sebanyak 27.508. Dan sekarang baru diisi 673 makam.
Di TPU Situ Gede luasa lahannya mencapai 79.867 meter dengan daya tampung, 19.967 makam. Saat ini kondisinya sudah terisi sebanyak 2.220 makam.
Data tersebut diproleh dari laporan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor. Mereka mengelola 8 TPU dan enam diantaranya sudah terisi full. (bay)