RADAR BOGOR – Petugas Damkar Kota Bogor membantu melepaskan cincin dari tangan korban luka bacok.
Penanganan ini dilakukan petugas Damkar Kota Bogor di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Ummi, Kecamatan Bogor Selatan, Kamis 6 November 2025.
Petugas Damkar Kota Bogor mendapatkan laporan dari pihak rumah sakit sekitar pukul 23.10 WIB melalui telepon.
Laporan disampaikan petugas IGD RS Ummi yang meminta bantuan, karena cincin di kedua tangan pasien tidak bisa dilepas akibat pembengkakan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bogor, Muhamad Ade Nugraha, menjelaskan, korban merupakan pasien yang mengalami luka bacok akibat diserang orang tak dikenal saat sedang tidur.
Kondisi luka di tangan membuat jari korban membengkak dan cincin sulit dilepas. Menindaklanjuti laporan tersebut, regu penyelamatan dari Pos Sukasari dan Cibuluh segera bergerak ke lokasi pada pukul 23.15 WIB dan tiba lima menit kemudian.
Petugas kemudian melakukan pemotongan cincin menggunakan gurinda mini di ruang IGD. “Proses pemotongan berlangsung aman dan terkendali. Tidak ada luka tambahan pada korban,” kata Ade.
Dalam penanganan ini, Damkar Kota Bogor menerjunkan dua unit rescue. Proses berlangsung hingga pukul 00.30 WIB sampai akhirnya cincin dapat terlepas.
Sementara itu, pihak rumah sakit lalu melanjutkan penanganan luka bacok yang dialami korban akibat serangan tersebut. (uma)