Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tengah Asyik Nongkrong, Empat Remaja di Tanah Sareal Kota Bogor Diringkus Petugas, Kedapatan Bawa Barang Terlarang

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 9 November 2025 | 08:43 WIB
Aparat kepolisian saat melaksanakan pres rilis di Polsek Tanah Sareal Kota Bogor.
Aparat kepolisian saat melaksanakan pres rilis di Polsek Tanah Sareal Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Empat remaja diringkus jajaran Polsek Tanah Sareal. Mereka kedapatan membawa sajam. Alat membahayakan itu hendak digunakan untuk aksi bentrok.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi mengatakan informasi ini berawal dari aduan masyarakat.

Remaja tersebut tengah asik nongkrong di Gang Palem, Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal pada Jumat 7 November 2025 dini hari.

Kebetulan pihaknya saat itu tengah melakukan patroli rutin. Jajaran personelnya pun langsung menuju ke lokasi. Kemudian mengamankan kelompok remaja tersebut.

“Yang nongkrong ada 14 orang. Namun yang masuk kategori Anak Bermasalah Hukum (ABH) ada 4 orang. Mereka memiliki Sajam tidak sesuai untuk peruntukannya,” ucapnya.

Sajam yang dimaksud yakni berupa, gobang, cerulit dan gladiator. Barang-barang tersebut dinilai sangat menbahayakan dan mengancam keselamatan.

Tidak hanya itu, membawa sajam juga bagian dari praktik melanggar hukum. Mereka dikenakan pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 51.

“Ancamannya 10 tahun penjara. Saat ini mereka sedang diporses di Polsek Tanah Sareal,” kata Kompol Doddy pada awak media, Sabtu 8 November 2025 malam.

Empat pelaku yang kedapatan membawa sajam masih berusia anak sekolah. Ada yang duduk dibangku SMA dan ada yang masih mengenyam pendidikan jenjang SMP.

“Jadi memang ini asalnya dari aksi bentrok pelajar. Karena dari kepolisian dan satgas pelajar terus menindak kemudian mereka merubah modus, dan lokus,” jelas Kompol Doddy.

Modus yang digunakan saat ini oleh para pelaku aksi bentrokan adalah dengan tidak menggunakan seragam dan almamater sekolah. Mereka juga mengubah waktu tempurnya.

“Biasanya jam sekolah sekarang berubah jadi malam.Terus dia tidak lagi menggunakan almamater sekolah tapi dia menggunakan akun medsos namanya sendiri,” paparnya.

Meski begitu jajaran Polsek Tanah Sareal digaransinya tidak akan pernah tinggal diam. Patroli rutin akan terus digencarkan demi menjaga kemanan dan kenyaman di wilayah.

“Salah satunya kita bentuk satgas pelajar. Sama-sama melaksanakan patroli sampai ke malam hari hingga ke dini hari. Saya berharap warga juga ikut terlibat dalam aksi ini,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Tanah Sareal #empat remaja