RADAR BOGOR – SDN Kedung Halang 5 terpilih sebagai finalis Bogorku Bersih. Sekolah ini dikenal aktif menjalankan program peduli lingkungan sejak 2022.
Kegiatan utama yang dijalankan adalah pengolahan sampah. Sampah organik diolah dengan komposter hingga menjadi pupuk kompos.
Prosesnya dilakukan siswa dengan bimbingan guru, lalu hasilnya digunakan untuk tanaman di sekolah.
Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Anak-anak belajar langsung bagaimana sampah bisa jadi sesuatu yang bermanfaat,” ujar Kepala SDN Kedung Halang 5, Enjum Sumarna.
Sampah plastik juga dikelola dengan sistem kerja sama. Sekolah bermitra dengan Yayasan Rekam Nusantara Foundation melalui program Plastic Smart Cities.
Plastik yang terkumpul diolah kembali menjadi barang bermanfaat di tempat pengolahan Kayumanis, Tanahsareal.
Selain itu, sisa sampah dari program Makan Bergizi (MBG) juga diolah menjadi pupuk cair dan padat. Prosesnya menggunakan alat komposter mini hasil inovasi guru. Program ini mulai berjalan sejak Juli 2025.
“Kegiatan kami dilakukan secara terjadwal dan terintegrasi dengan pelajaran di kelas. Jadi bukan kegiatan tambahan, tapi bagian dari pembelajaran,” kata Enjum.
Sekolah juga memiliki program praktik menanam. Siswa, guru, dan orang tua bersama menanam tanaman penghijauan serta palawija di area sekolah.
Budaya bersih diterapkan lewat kerja bakti dan piket kelas. Kerja bakti umum digelar seminggu sekali, sementara piket dilakukan tiap hari secara bergiliran.
“Tujuannya bukan hanya kebersihan, tapi juga membentuk disiplin dan tanggung jawab. Anak-anak belajar menjaga lingkungan dari hal kecil,” tambahnya.
Program ini memberi hasil nyata. Lingkungan sekolah kini lebih hijau dan tertata. Siswa juga terbiasa memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan.
“Yang paling membanggakan adalah perubahan perilaku anak-anak. Mereka jadi lebih peduli dan paham bahwa menjaga lingkungan itu penting,”pungkasnya.(bay)
Editor : Alpin.