Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keluhan Gejala Mental Meningkat, RSUD Bakti Pajajaran Hadirkan Poli Psikologi Anak dan Dewasa

Abilly Muhamad • Rabu, 12 November 2025 | 18:48 WIB

Psikolog RSUD Bakti Pajajaran, Niko Puri Diyanti, saat menyampaikan keterangan.
Psikolog RSUD Bakti Pajajaran, Niko Puri Diyanti, saat menyampaikan keterangan.


‎RADAR BOGOR - RSUD Bakti Pajajaran, terus meningkatkan layanan kesehatan untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor. Kali ini, RSUD meningkatkan layanan klinis poli Psikologi.

‎Psikolog RSUD Bakti Pajajaran Cibinong, Niko Puri Diyanti mengungkapkan bahwa poli psikologi aktif sejak akhir tahun 2024.

Layanan klinis Poli psikologi ditingkatkan karena sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

‎"Jadi kondisinya ya kita hadir mulai dari itu tadi kebutuhan terkait baik itu tes psikologi," ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu 12 November 2025.

Baca Juga: Penyaluran Bansos Beruntun Awal Pekan, Setelah PKH, Ada BPNT Tahap 4 dan Bantuan Pangan Fisik Mulai Merata, Cek KKS Sekarang!

‎Niko Puri menjelaskan, Poli Psikologi ini menangani masalah terkait psikososial. "Seperti pernikahan, pacaran, kemudian orang dengen tendensi yang sering marah-marah itu yang banyak muncul," jelas dia.

‎Peningkatan poli psikologi ini juga dilakukan, kata dia, biasanya pasien yang semula berobat ke psikiater kerap diarahkan ke psikologi sesuai dengan terapi yang ada.

‎Psikolog menjelaskan, perbedaan psikiater dengan psikolog yakni, pengobatan psikiater bisa mengeluarkan obat untuk pasien sedangkan psikolog tidak mengeluarkan obat-obatan.   

‎"Kemudian kalo psikologi kita ada terapinya yang kita lakuin salah satunya itu Cognitive Behaviorial Therapy (CBT) ataupun hal-hal terkait kebutuhannya. Misalnya terapi prilaku kah," jelas dia.

Baca Juga: Akhir Cerita Pemuda Viral Naik Atap Truk Kontainer Berhenti di Depan Polsek Cimanggis, Polisi Sebut Pelaku Diduga Depresi

‎Begitupun, kata Niko, layanan psikologo RSUD Bakti Pajajaran karna saat itu hanya tersedia untuk dewasa menerima sebanyak 46 orang selama tahun 2024.

‎Sedangkan, untuk tahun 2025 saat ini sudah terdapat dua psikolog yakni klinis psikolog untuk anak dan dewasa.

‎Untuk psikolog dewasa telah menerima pasien sebanyak 167 orang. Sedangkan pasian anak sebanyak 25 orang.

‎"Jadi memang kita bagi, sama dokter spesialis, ada spesialis anak ada yang memang spesialis yang lain. Kalau kita itu split karna memang kebutuhannya itu dan cara asesmen antara dewasa dan anak," tutur dia.

‎Dari jumlah pasien anak yang diterima, kata dia, mereka mengeluhkan seperti cemas.

Dia mencotohkan, seperti tidak mau sekolah, sering marah di rumah dan memilik prilaku yang aneh.

Baca Juga: Cair Bertahap! Saldo Bansos PKH BPNT Tahap 4 Sudah Berstatus SI, Cek Risiko Fatal: Bantuan Bisa Dicabut Permanen Jika KPM Melakukan Kesalahan Krusial

‎"Terus kemudian misalnya adanya korban maaf ya oh ni anak saya korban pelecahan, jadi secara psikologis kita bantu nih kaya gitu," imbuh dia.

‎"Terutama anak yang misalnya tes minat bakat sama yang sifatnya berkebutuhan khusu (ABK). Nah ini biasanya memang konsultasi dulu, karna dari dokter spesialis anak pun misalnya dia mau psikoterapi nih ada yang terapi wicara dan segala macam nah itu juga harus juga dokter minta kebutuhan terkait untuk nanti bisa dilanjutkan ke terapinya," tambah dia.

‎Kemudian, kata dia, pasien dewasa yang diterima mengalami keluhan cemas dan depresi.

Dia mencontohkan, gejala pasien seperti alami susah tidur, malas keluar rumah serta merasa terancam paranoid ketika bertemu orang lain.

‎"Nah itu kalo ga cepet diobatin nanti berkembang menjadi depresi, kalo depresi gabisa disembuhkan naik lagi ke level skizofrenia," ujar dia.

‎Adapun, untuk terapi bagi pasien bisa selama 8-12 kali pertemuan.

Itupun setiap pertemuan melakukan evaluasi terkait gejala perbedaan yang dirasakan pasien sebelum dan sesudah.

Baca Juga: Alhamdulillah November Banjir Bansos: KPM BPNT PKH Berpotensi Dapat Tiga Bantuan Tambahan Sekaligus, Benarkah?

‎Lalu, kata dia, untuk tingkat waktu kesembuhan,bervariatif sesuai dengan kondisi gejala yang dirasakan pasien.

‎"Begitu juga dengan mental ini kondisi kita ini semua orang dewasa tidak normal 100 persen kalo kita tidak dinyatakan dewasa sehingga kita, ada tiga level formal, non formal, bermasalah," ucap dia.

‎"Tingkat penyembuhan itu tergantung level walaupun kalau dibilang relate jadi tergantung lagi dengan kemauan si pasien memang mau sembuh atau gak karena memang gini," tutur dia.

‎Meski layanan klinis poli psikologi ini belum masuk dalam cakupan layanan BPJS Kesehatan, namun tarifnya relatif terjangkau mulai dari Rp 108 ribu per sesi.

Adapun, jadwal layanan poli psikologis ini dibuka setiap hari Senin - Kamis mulai pukul 09.00-13.00 Wib.

‎Sehingga, dengan kehadiran poli psikologi ini menjadi langkah RSUD Bakti Pajajaran dalam memperkuat layanan dibidang kesehatan bagi masyarakat.(rp2)

Editor : Alpin.
#bpjs kesehatan #RSUD Bakti Pajajaran #psikologi