RADAR BOGOR - Pucuk pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mengundurkan diri.
Pemberkasan pengunduran diri pimpinan RSUD Kota Bogor, sedang dalam proses penyelesaian.
Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan pengunduran diri merupakan hak dr Ilham Chaidir sebagai ASN. Dirinya pun menghormati keputusan tersebut.
“Secara administrasi pa Dirut sudah mengajukan pengunduran diri dari Jabatan RSUD. Kami sedang proses itu kan harus ada tahapan,” jelas Denny pada Radar Bogor.
Denny menerangkan berkas pengunduran diri Dirut RSUD sudah masuk Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka saat ini tengah melakukan Persetujuan Teknis (Pertek).
“Iya kan harus ada Pertek dulu. Prosesnya biasanya berlangsung selama 7 hari,” kata Denny pasca menghadiri sidang Paripurna di Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu 12 November 2025.
Ketika proses itu sudah rampung Pemkot bakal seger menunjuk PLT untuk mengisi kekosongan jabatan. Langkah ini dilakukan sembari menunggu keputusan definitif.
Namun Denny enggan mengungkapkan siapa sosok pengganti dr Ilham sebagai orang nomor satu di RSUD Kota Bogor. Sebab tahapan ini menjadi kewenangan Wali Kota.
“Siapa saja bisa, itukan kewenangannya pa Wali jadi tunggu saja dan doakan yang terbaik untuk RSUD Kota Bogor,” beber Denny saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil mengatakan pihaknya memberikan kepercayaan penuh kepada Wali Kota soal sosok pengganti Dirut RSUD.
Adit meyakini Wali Kota Bogor pasti mencermati dinamika yang saat ini tengah terjadi di tubuh RSUD. Sehingga sosok penggantinya dipastikan orang yang layak.
“Saya belum dapat laporan langsung. Tentu pergantian Dirut RSUD hak preogratif wali kota. Saya fikir tinggal diambil kepitusan aja. Karena memang kondisi RSUD saat ini sedang devisit,” jelasnya.
Politikus PKS itu pun membuka ruang jika pemerintah hendak berdiskusi terkait penyelesaian yang ada di RSUD Kota Bogor. Dari sisi anggaran pun DPRD disebutnya siap mensupport.
“Kita masih punya slot anggaran yang cukup untuk mensupport layanan di RSUD. Nanti ini menggelinding lah pembahasannya,” pungkasnya.(bay)