RADAR BOGOR – Seorang remaja yang terlibat dalam bentrokan antar dua kelompok di kawasan Jalan Komp Darmais Kencana, Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, meninggal dunia pada Rabu, 12 November 2025.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Eko Agus, membenarkan kabar korban bentrokan meninggal dunia tersebut.
Ia menyebut, saat ini polisi masih melakukan tindak lanjut atas kasus tawuran tersebut. “Iya, (korban telah meninggal),” kata Eko saat dikonfirmasi, Rabu 12 November 2025.
Korban sebelumnya sempat mendapat perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Islam Bogor sejak Jumat, 7 November 2025.
Dia mengalami luka berat di kepala akibat sabetan senjata tajam saat bentrokan antar kelompok remaja terjadi.
Usai meninggal, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan otopsi.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan sepuluh remaja. Tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Penyelidikan sementara mengungkap, tawuran berawal dari kesepakatan dua kelompok remaja yang saling menantang lewat pesan di media sosial Instagram.
Mereka kemudian bertemu dan melakukan duel dengan membawa senjata tajam.
Pertemuan yang semula disebut “duel tiga lawan tiga” itu berubah menjadi bentrokan terbuka dan menelan korban jiwa.
Polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri kemungkinan pelaku lain yang terlibat.(uma)