RADAR BOGOR - Mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) jatuh dari salah satu gedung di kampusnya, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo mengatakan dalam penyelidikan itu kepolisian sempat menemukan surat dari korban yang isinya berupa permintaan maaf kepada orang tua.
“Ada surat-surat yang bernada pesan kepada orang tua, mama papa mohon maaf, selama ini istilahnya, mungkin tidak bisa berbuat baik atau apalah dalam suratnya itu,” jelas Kompol Waluyo.
Surat tersebut ditulis tangan pada salah satu bukunya dan menurut Kompol Waluyo surat itu juga bisa ditafsiekan semacam keputusasaan dari korban selama hidupnya.
“Artinya ditemukan ada surat surat yang berisikan keputusasaan lah dalam hidupnya, kalau masalah soal cinta atau apa itu nanti mungkin nanti pihak reserse yang mendalami,” ujar Kompol Waluyo.
Dalam rekaman CCTV yang dilihat polisi, korban yang merupakan mahasiswi Unpak semester 3 itu memang tampak seperti hendak menjatuhkan diri.
“Jadi kalau sesuai dengan hasil di gambar rekaman CCTV, dia sengaja jatuh begitu, kalau masalah soal cinta atau apa itu nanti mungkin nanti pihak reserse yang mendalami,” terang Kompol Waluyo pada awak media.
Sementara itu Rektor Unpak Bogor, Prof Didik Notosudjono mengatakan bahwa korban saat ini sudah sadar tetapi dirinya masih dalam perawatan intensif di salah satu rumah sakit yang ada di Bogor.
“Dekan dan tim fakultas sudah menjenguk korban ke rumah sakit, saat ini korban dipindahkan ke RSUD Ciawi atas permintaan keluarganya,” ujar Prof Didik dalam keterangan persnya, Kamis, 13 November 2025 siang.
Dalam kehidupannya sebagai mahasiswa korban dikenal aktif berinteraksi sama teman-temannya.
Prof Didik membantah adanya dugaan perundungan yang menimpa korban.
Pihak kampus juga sudah melakukan komunikasi dengan keluarga terkait kondisi di rumah. Namun mereka menyebut tidak ada masalah serius yang terjadi di lingkungan keluarga.
“Saya sempat bertemu dengan keluarga korban dan menanyakan apakah ada masalah di rumah, namun mereka menyatakan tidak ada, saat ini pihak keluarga masih sangat terpukul,” pungkasnya.(bay)