RADAR BOGOR - Sebanyak 50 siswa di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor mengalami mual dan sakit perut usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), sajian menunya dipasok oleh SPPG Batutulis.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batutulis Budi menerangkan belum mengetahui pasti penyebab utama insiden tersebut, tetapi secara prosedur dapurnya diklaim sudah sesuai dengan SOP yang berlaku.
“Penyajian dan masaknya selalu dijaga, ada SOPnya, mulai dari pintu PPC, tirai PPC, dan sebagainya, seperti pengamanan agar tidak ada lalat, ayam yang digunakan juga ayam baru,” jelas Budi kepada wartawan Jumat, 14 November 2025.
Budi menerangkan dapurnya memasok 15 sekolah yang ada di Kecamatan Bogor Selatan, kejadian ini akan menjadi perhatiannya dan dapurnya segera dilakukan pengecekan.
“Mudah-mudahan hasil tesnya segera keluar supaya kita bisa mengetahui penyebabnya, gejala yang dialami sebagian besar adalah muntah-muntah,” terang Budi saat ditemui di SPPG Batutulis.
Diinformasikan sebelumnya, para siswa yang mengalami mual, pusing hingga sakit perut berasal dari empat sekolah dan sebagian di antara mereka hingga kini masih dalam penanganan medis.
“SDN Batutulis 3 ada 25 orang, Batutulis 2 11 orang, SDN Lawang Gintung dua orang. Selanjutnya ada informasi juga bahwa dari SMK PUI ada 12 orang,” kata Camat Bogor Selatan Irman Khaerudin dalam keterangannya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati