Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pesantren Khadijah Al Ghozy Muslimah Center Kota Bogor Perkuat Pembinaan Muslimah, Hasil Kegiatan untuk Program Ngaji Gratis

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 15 November 2025 | 18:27 WIB
Yayasan Al Ghozy Muslimah Center melalui divisi pendidikannya, KARIIMA, menggelar Pesantren Khadijah.
Yayasan Al Ghozy Muslimah Center melalui divisi pendidikannya, KARIIMA, menggelar Pesantren Khadijah.

RADAR BOGOR – Yayasan Al Ghozy Muslimah Center melalui divisi pendidikannya, KARIIMA, menggelar Pesantren Khadijah, program pembinaan spiritual dan holistik bagi Muslimah, khususnya usia lanjut.

Kegiatan Pesantren Khadijah yang berlangsung di Saung Dolken Resort & Hotel, Kota Bogor, pada 15–17 November 2025 ini diikuti lebih dari seratus peserta.

Ketua Yayasan Al Ghozy Muslimah Center, Ririe Rizal, mengatakan Pesantren Khadijah dirancang sebagai ruang bagi Muslimah untuk memperkuat keimanan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai fase kehidupan, termasuk masa tua.

“Kami ingin menyediakan tempat bagi para Muslimah untuk merefleksikan diri, memperkuat spiritualitas, dan belajar ilmu yang relevan dengan tantangan hidup. Masa senja harus disambut dengan ilmu dan kesiapan, bukan ketakutan,” ujarnya.

Selain menjadi ruang pembinaan, Pesantren Khadijah juga menghadirkan manfaat sosial. Seluruh hasil penyelenggaraan kegiatan dialokasikan untuk program KARIIMA.

Yakni pengajaran baca Al-Qur’an gratis bagi masyarakat perkampungan, asisten rumah tangga, hingga sekolah negeri yang membutuhkan.

“Manfaat kegiatan ini bukan hanya untuk peserta, tetapi juga masyarakat yang menjadi sasaran program pendidikan Qur’an gratis kami,” kata Ririe.

Salah satu pemateri, Pendiri Bakkata, Edi Candra, menjelaskan persoalan rumah tangga yang kerap muncul akibat ketidaktahuan mengenai status kepemilikan harta.

Ia berharap pembinaan ini dapat membantu peserta mengantisipasi potensi masalah yang berhubungan dengan harta peninggalan.

“Masalah utama bukan pada pembagian porsinya, tetapi pada kepemilikan. Apakah harta itu milik suami, istri, atau harta bersama? Banyak konflik keluarga muncul karena persoalan ini tidak diselesaikan sejak awal,” jelasnya.

Psikolog sekaligus Founder DEPTH, Yuli Suliswidiawati, turut memberikan pembinaan mengenai kesehatan mental Muslimah lansia. Ia menyoroti pentingnya persiapan psikologis dalam menghadapi perubahan hidup di usia lanjut.

“Banyak lansia kesulitan karena tidak siap menghadapi masa setelah pensiun atau kehilangan peran sosial. Manajemen psikologis, pola hidup sehat, serta menjaga silaturahmi sangat penting agar mereka menjalani masa tua dengan tenang dan siap secara emosional maupun spiritual,” katanya.

Al Ghozy Muslimah Center juga menggandeng Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa Bogor untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi dokter gratis bagi seluruh peserta.

Ketua panitia Pesantren Khadijah, Irnawati Praya, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan.

Menurutnya, momentum ini menjadi kesempatan bagi Muslimah untuk memperbaiki diri dan memperkuat spiritualitas.

“Masa tua bukan akhir perjuangan. Justru ini waktu terbaik untuk menebar kebaikan dan mendekat kepada Allah,” ujarnya.

Gelaran Pesantren Khadijah tahun ini kian memperkuat peran Al Ghozy Muslimah Center sebagai pusat pembinaan Muslimah di Kota Bogor, yang mengintegrasikan aspek spiritual, emosional, dan kepedulian sosial dalam setiap programnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #muslimah #Pesantren Khadijah