Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Kapasitas Pengurus, Delegasi Bank Sampah Kota Bogor Ikuti Jambore Jawa Barat 2025 di Pangandaran

Fikri Rahmat Utama • Senin, 17 November 2025 | 11:33 WIB
Delegasi Bank Sampah Kota Bogor saat mengikuti Jambore Bank Sampah Jawa Barat 2025 di Pangandaran.
Delegasi Bank Sampah Kota Bogor saat mengikuti Jambore Bank Sampah Jawa Barat 2025 di Pangandaran.

RADAR BOGOR – Delegasi Bank Sampah Kota Bogor mengikuti Jambore Bank Sampah Jawa Barat 2025 di Pangandaran pada 14–16 November.

Jambore Bank Sampah Jawa Barat ini menjadi upaya peningkatan kapasitas pengurus sekaligus memperkuat pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kota Bogor.

Kegiatan bank sampah yang dibuka langsung Bupati Pangandaran tersebut menjadi forum strategis bagi para pegiat lingkungan se-Jawa Barat.

Sekitar 250 peserta dari 27 kota/kabupaten hadir untuk bertukar pengetahuan dan meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan sampah.

Delegasi Kota Bogor terdiri dari para pengurus Bank Sampah yang tersebar di enam kecamatan.

Keikutsertaan mereka sejalan dengan Program Kegiatan Forum Kota Sehat Kota Bogor yang menekankan peningkatan sirkulasi ekonomi dan kesehatan masyarakat melalui pengelolaan sampah berbasis komunitas.

“Keikutsertaan di Jambore ini sangat penting. Selain memperkuat jaringan, kami fokus meningkatkan kapasitas pengurus, terutama terkait literasi keuangan dan pemanfaatan media sosial,” ujar Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ABSI) DPD Kota Bogor, Darga Sulton.

Jambore Bank Sampah Jawa Barat 2025 dirancang sebagai wadah edukasi, berbagi pengalaman dan penguatan jejaring antarpegiat lingkungan.

Para peserta dari Kota Bogor diharapkan dapat membawa pulang praktik baik untuk diterapkan di wilayah masing-masing.

Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai agenda edukatif dan praktis. Kegiatan dimulai dengan aksi Beach Clean Up di kawasan Pantai Pangandaran sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap konservasi lingkungan.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi berbagi pengalaman tentang pengelolaan sampah terpadu dan model pengelolaan berbasis komunitas dari berbagai daerah.

Jambore juga menghadirkan kisah inspiratif dari perwakilan bank sampah se-Jawa Barat yang memaparkan tantangan serta strategi pemberdayaan masyarakat di wilayah masing-masing.

Selain itu, terdapat talkshow mengenai pengadaan peduli dan bimbingan teknis penerapan Extended Producer Responsibility (EPR) sebagai salah satu fokus pengembangan bank sampah menuju sistem yang lebih mandiri.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan paparan kisah sukses pengembangan usaha upcycle yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi komunitas pengelola sampah.

“Melalui Jambore ini kami berharap tercipta wilayah yang semakin sehat dan mandiri dalam mengelola sampah. Ilmu yang kami dapat, seperti implementasi EPR dan pengembangan usaha upcycle, akan segera kami sosialisasikan setelah kembali ke Kota Bogor,” ungkapnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #bank sampah #JAMBORE