RADAR BOGOR - Kebersihan lingkungan menjadi fokus Pemkot Bogor. Mereka kini tengah membuka opsi untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di Pasar Tradisional.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan mengurangi penggunaan kantong plastik sebetulnya sudah ada aturannya. Hal itu tertuang dalam Perwali nomor 61 tahun 2018.
“Itu berlaku untuk di toko atau retail modern. Kantong plastik dapat direduksi masih berlaku,” terang Dedie pada awak media.
Namun aturan tersebut belum menyasar ke pasar-pasar tradisional. Di sana masih banyak ditemukan pedagang yang menggunakan kantong plastik dalam kegiatan jual beli.
“Jadi memang penerapan di pasar masih dipertimbangkan sekaligus revisi Perwali bila semua perangkat sudah siap,” beber Dedie.
Langkah menjaga kebersihan lingkungan tak berhenti sampai disitu. Pemkot Bogor saat ini juga tengah melakukan persiapan untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.
Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi mengatakan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) akan digawangi oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan ESDM.
Rencana ini akan mulai diberlakukan pada tahun 2028 mendatang. Langkah-langkah koordinasi dan kajian teknis sudah mulai gencar dilaksanakan. Termasuk, pelibatan pihak-pihak lain.
"PLN sebagai obstekernya. Insya allah ini akan dimulai pada 2028 mendatang. Kemudian kita juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Bogor,” jelas Rudy pada Radar Bogor.
Rudy menerangkan keterlibatan Pemkab Bogor juga menjadi sangat penting. Kolaborasi ini berperan penting untuk memenuhi produksi sampah. Sebab aturannya harus 1.000 ton sampah per hari.
“Sementara sampah yang kami hasilkan per harinya itu hanya 700 ton saja. Jadi kolaborasi itu bertujuan untuk memenuhi syarat agar bisa diubah menjadi energi listrik,” ucap Rudy.
Proses pengolahan sampah menjadi energi listrik sendiri dilakukan di TPAS Galuga. Semakin banyak produksi sampah yang dihasilkan maka semakin tinggi pula aliran listrik yang didapatkan.
“Iya logikanya kan begitu. semakin banyak sampah yang diporleh semakin banyak juga,” beber Rudy saat dikonfirmasi lebih lanjut. (bay)