Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Literasi Kunci Swasembada Pangan, Perpustakaan Pertanian Diminta Beri Layanan Adaptif

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 19 November 2025 | 15:46 WIB
Forum Komunikasi Perpustakaan dan Literasi Pertanian yang digelar Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka).
Forum Komunikasi Perpustakaan dan Literasi Pertanian yang digelar Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka).

RADAR BOGOR – Perpustakaan dan literasi pertanian dinilai memegang peranan dalam menyokong program swasembada pangan nasional.

Hal ini mengemuka dalam Forum Komunikasi Perpustakaan dan Literasi Pertanian yang digelar Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) di Auditorium Utama Ir. Sadikin Sumintawikarta, Kota Bogor, pada 19–20 November 2025.

Staf Khusus Ahli Menteri Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, menyatakan tugas BB Pustaka saat ini jauh melampaui sekadar menerbitkan buku.

Sebab petani dan penyuluh memerlukan informasi pertanian yang bersifat teknis dan mudah diakses untuk meningkatkan produktivitas.

"Perpustakaan sangat penting sekali karena petani dan penyuluh butuh informasi pertanian. Informasi yang disampaikan BB," terangnya pada Rabu (19/11).

Ia menambahkan, BB Pustaka kini harus mampu "menggiring opini" agar informasi pertanian dapat benar-benar sampai ke tangan penyuluh dan petani di lapangan.

Kementerian Pertanian (Kementan) memandang BB Pustaka sebagai institusi kunci yang dapat mendukung pencapaian swasembada pangan.

"BB Pustaka bersifat teknis sehingga harus kita dorong agar dapat menyampaikan informasi bersifat teknis kepada seluruh stakeholdernya," jelasnya.

Penguatan akses informasi ini turut didukung penuh oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas).

Deputi II Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Adin Bondar, menjelaskan adanya penyelarasan kebijakan antara Kementan dan Perpusnas.

"Penyelerasan kebijakan ini terkait penguatan akses bagi petani dan penyuluh adalah kecakapan informasi yaitu based on knowledge untuk mendukung prioritas Bapak Presiden dalam mencapai swasembada pangan," ujarnya.

Perpusnas dan BB Pustaka pun telah berkolaborasi intensif, terutama dalam mengembangkan literatur bacaan berbasis pertanian guna meningkatkan keterampilan.

Terkhusus bagi petani milenial yang diharapkan berbasis literatur dan pengetahuan.

Adin juga menyoroti transformasi akses perpustakaan. Perpustakaan masa kini haruslah berbeda dengan di masa lalu.

"Dahulu orang datang ke perpustakaan kini hanya melalui genggaman semua dapat melakukan penelusuran," tegasnya.

Menanggapi tantangan ini, Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho Dharmo Putro, berkomitmen menjadikan institusinya sebagai pusat pengetahuan pertanian yang modern, adaptif, dan mudah diakses.

Mereka telah memiliki sejumlah program untuk menjalankan hal tersebut.

"BB Pustaka berkomitmen menjadi pusat pengetahuan pertanian yang modern, adaptif, dan mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan," paparnya.

BB Pustaka kini bertransformasi menjadi knowledge center digital yang inklusif. Untuk mempermudah akses, sejumlah inovasi layanan diluncurkan.

Antara lain BCL (Bincang Cerdas Literasi), LOVE (Live of Agriculture Virtual Literacy), PUBER (Pustaka Bergerak), RELASI (Repository dan Layanan Ilmiah), SAPU TERAS (Single Account, Penerbitan, penyebarluasan Terbitan dan Akses)

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Literasi Pertanian untuk Kemandirian dan Swasembada Pangan” ini diharapkan mampu memperkuat jejaring dan sinergi antar instansi.

Kemudian mampu mendorong penguatan kapasitas pengelola perpustakaan agar mampu memberikan layanan yang lebih kreatif, adaptif, dan berbasis kebutuhan pemustaka.

Di akhir kegiatan, BB Pustaka memberikan apresiasi melalui sejumlah penghargaan, seperti Anugerah Cipta Agro Literasi dan Anugerah Karya Agro Literasi Populer 2025, kepada insan pertanian yang berkontribusi dalam pengembangan literasi. (uma)

Manajemen PT Komatsu Marketing and Support Indonesia membagikan 1.000 tumbler ke siswa SD 012 Balikpapan Timur.
Manajemen PT Komatsu Marketing and Support Indonesia membagikan 1.000 tumbler ke siswa SD 012 Balikpapan Timur.
Manajemen PT Komatsu Marketing and Support Indonesia melihat kegiatan belajar mengajar di SD 012 Balikpapan Timur.
Manajemen PT Komatsu Marketing and Support Indonesia melihat kegiatan belajar mengajar di SD 012 Balikpapan Timur.
Editor : Alpin.
#literasi #perpustakaan #swasembada pangan #pertanian