RADAR BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menyatakan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sudah melampaui 75 persen hingga pertengahan November 2025.
Angka ini menunjukkan progres penyerapan yang terus bergerak mendekati target akhir tahun.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah mempercepat proses administrasi agar realisasi anggaran bisa mencapai target maksimal sebelum tahun anggaran ditutup.
Dedie menilai sisa waktu satu bulan perlu dimanfaatkan dengan optimal.
Dia ingin seluruh kegiatan yang sudah direncanakan berjalan sesuai jadwal.
“Penyerapan anggaran Kota Bogor sudah di atas 75 persen. Saya sudah ingatkan pimpinan OPD untuk mempercepat proses administrasi agar target maksimal tercapai,” ujar Dedie, Selasa 18 November 2025.
Ia menegaskan percepatan administrasi menjadi kunci agar seluruh program dapat selesai tepat waktu.
Ketika ditanya soal OPD yang perlu mendapat perhatian khusus, Dedie menyebut Dinas Pemuda dan Olahraga.
Dispora masih menyelesaikan pekerjaan fisik pembangunan GOR dan perlu mengejar target progresnya.
“Dispora masih menyelesaikan fisik pembangunan GOR. Kita masih menunggu persentase capaiannya. OPD lainnya masih berproses sampai akhir tahun,” katanya.
Dedie tetap optimis penyerapan APBD 2025 akan sesuai harapan.
Ia menjelaskan sebagian anggaran tidak terserap karena efisiensi sehingga tidak menjadi masalah dalam evaluasi akhir tahun.
“Ada anggaran yang tidak terserap karena efisiensi. Secara umum masih sesuai harapan,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi APBD 2025.
Ia menilai pendapatan dan belanja daerah masih tertinggal dan membutuhkan percepatan.
“Kurang lebih tinggal sebulan lagi. Satu bulan lagi sudah tutup pembukuan,” kata Tomsi.
Ia mencatat per 16 November 2025 pendapatan daerah menunjukkan tren positif namun masih tertinggal sekitar 20 persen dibandingkan capaian 2024. (uma)
Editor : Alpin.