Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Buntut Cekcok dengan Debt Collector di Kota Bogor, Pria Ini Viral karena Catut Nama Anak Polisi

Fikri Rahmat Utama • Minggu, 23 November 2025 | 19:39 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

RADAR BOGOR – Video seorang pria yang mengaku sebagai anak anggota Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri saat bersitegang di kawasan parkir mall di Bogor Tengah, sempat menghebohkan jagat maya.

Setelah viral dan memicu perdebatan publik, pria tersebut akhirnya muncul memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terbuka.

Dalam video klarifikasi terbarunya, ia mengakui bahwa narasi yang ia bangun sebelumnya adalah bohong.

Dia menegaskan dirinya bukan anak anggota Propam Polri, dan mobil yang dikendarainya bukan kendaraan barang bukti (BB) sitaan polisi.

“Saya melakukan hal tersebut karena mendapat tekanan dan intimidasi dari debt collector. Saya meminta maaf kepada institusi Polri karena sudah mencemarkan nama baik institusi Polri,” ungkapnya dalam video tersebut.

Peristiwa bermula dari insiden di area parkir. Pria itu memergoki dua pemuda tak dikenal yang mencoba mencongkel kap mesin mobilnya.

Satu pelaku berada dalam posisi jongkok sambil memasukkan alat ke celah kap mesin, sementara rekannya mengawasi. Saat diteriaki meminta pertolongan, kedua pelaku melarikan diri.

Situasi memanas ketika dua orang yang diduga berasal dari pihak leasing atau debt collector tiba di lokasi.

Bukannya membantu, keduanya diduga melakukan intimidasi terhadap korban terkait status kendaraan.

Dalam kondisi terdesak, pria tersebut spontan mengaku mobilnya adalah pinjaman dari Polsek dan merupakan barang bukti milik ayahnya yang berdinas di Propam Polda Metro Jaya.

“Ini BB-nya polsek, ada surat BB-nya. Dipinjam oleh bapak saya, bapak saya Propam di Polda Metro,” ujarnya kala itu dalam video awal yang viral.

Namun klaim tersebut segera terbantahkan setelah pelat nomor kendaraan diperiksa dan dinyatakan palsu.

Kini, pria itu menegaskan, pencatutan nama institusi Polri adalah reaksi spontan karena merasa terintimidasi.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan belum menerima laporan resmi dari kedua belah pihak terkait insiden tersebut.

“Ke Polsek belum ada, kemungkinan ke Polresta,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Eko Agus, menyebut belum mendapatkan informasi resmi.

Pihaknya masih berupaya memastikan kronologi dan status kendaraan terkait kejadian itu. "Mohon waktu (kami cek dulu kasusnya)," singkatnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #debt collector #propam #polisi