RADAR BOGOR - Komitmen menjaga kesehatan warga kembali ditunjukan oleh Ravindra Airlangga.
Ravindra Airlangga yang kini menjabat sebagai Anggota Komisi IX DPR RI itu, mengedukasi warga tentang pentingnya Penggunaan Obat Rasional (POR).
Langkah tersebut dituangkan dalam Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat. Program itu dilaksanakan Ravindra Airlangga di Saung Anis, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Senin 24 November 2025.
Ravindra menjelaskan, kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan, Kemenkes RI.
Ini merupakan tindak lanjut dari program pengecekan kesehatan gratis yang sebelumnya pernah dilaksanakan.
Penggunaan Obat Rasional memiliki peran yang cukup sentral untuk menjaga kesehatan warga. Sebab, ini berkaitan erat dengan efek terapi yang terkandung pada setiap butir atau cairan obat.
“Sehingga obat yang dikonsumsi oleh warga tepat dengan diagnosis penyakit yang diderita. Warga tidak boleh sembarang minum obat yang dampaknya malah menimbulkan efek samping lain,” jelasnya.
Ravindra pun turut membocorkan sejumlah penyakit yang kerap diderita warga. Lebih dari 20 persen pengguna BPJS Kesehatan disebutnya banyak yang mengidap penyakit katastropik.
“Ini dibuktikan dengan pembayaran BPJS Kesehatan warga. Padahal sebetulnya penyakit Katastropik bisa dicegah dihulu. Seperti jantung, tingginya kadar gula darah, itu bisa dicegah,” katanya, Senin 24 November 2025.
Masalah kesehatan dipandang Ravindra Airlangga berkaitan erat dengan kondisi ekonomi warga.
Oleh karenanya Politikus Partai Golkar itu juga turut memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM agar bisa naik kelas.
Salah satu caranya yakni dengan tidak meminjam uang lewat pinjaman non formal. Langkah ini disebutnya memberikan dampak negatif terhadap kelangsungan usaha yang tengah digeluti oleh para pelaku UMKM.
“Mangkannya tadi kami memberika edukasi tentang bagaimana mengakses modal KUR persyaratanya. Seperti memiliki NIB, KK dan lain lain. Di sini itukan banyak pelaku UMKM sepatu yang sulit mengakses modal,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin