Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Paguyuban Bogor Selatan Desak Pemkot Percepat Pembangunan Jalan Pengganti Saleh Danasasmita Batutulis Pasca Longsor

Eka Rahmawati • Kamis, 27 November 2025 | 10:39 WIB
Paguyuban Bogor Selatan dari berbagai elemen mendesak Pemkot Bogor mempercepat pembangunan jalan pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis Kota Bogor.
Paguyuban Bogor Selatan dari berbagai elemen mendesak Pemkot Bogor mempercepat pembangunan jalan pengganti Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Sejumlah elemen warga di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor mendesak agar Pemerintah (Pemkot) Bogor segera melakukan percepatan pembangunan jalan baru pengganti Jalan R Shaleh Danasasmita atau Batutulis yang longsor hingga mengakibatkan mobilitas dan perekonomian warga terganggu.

Desakan warga dituangkan melalui pernyataan sikap melalui Paguyuban Bogor Selatan dari berbagai elemen dan dari hasil kajian sudah tidak memungkinkan untuk dibangun jalan kembali karena mempertimbangkan potensi terjadinya longsor kembali.

Ketua Paguyuban Bogor Selatan Jajang Suherman, yang juga tokoh masyarakat telah menyampaikan agar DPRD Kota Bogor dan Pemkot Bogor dapat mendengar, menyalurkan, serta mengawal hingga ikut mendesak percepatan pembangunan jalan yang baru pengganti Jalan R. Shaleh Danasasmita yang amblas sejak delapan bulan lalu.

Pernyataan desakan warga Bogor Selatan berasal dari berbagai elemen, baik dari para Ketua RT, para ketua RW, para Ketua LPM Kelurahan se-Kecamatan Bogor Selatan, termasuk dari para pengemudi KKSU angkutan se-Kota Bogor yang tergabung Organda Kota Bogor.

Begitu pula dengan para pelaku usaha, pedagang warung sembako, pedagang keliling, pelajar, mahasiswa, para santri, MUI Bogor Selatan, Karang Taruna Bogor Selatan serta elemen masyarakat lainnya.

Warga Bogor Selatan kata Jajang mendesak kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar segera melakukan percepatan pembangunan jalan yang baru pengganti Jalan R Shaleh Danasasmita yang amblas.

"Serta memohon kepada Pemerintah Kota Bogor agar kawasan tersebut untuk menjadi Kawasan Dayeuh Pakuan Pajajaran," ujar Jajang dalam keterangannya.

Dengan begitu kata Jajang, diharapkan perekonomian masyarakat kembali berjalan normal kembali serta aktivitas warga juga berlangsung normal termasuk, para pengemudi angkot, pedagang rumahan, pedagang keliling dan pelaku usaha lainnya bisa bangkit kembali untuk menjalankan usahanya.

Di sisi lain menurut Jajang, penataan kawasan Dayeuh Pakuan Pajajaran dapat menjadi destinasi pariwisata, alam, sejarah dan budaya.

Jajang menekankan aspirasi pelestari budaya tetap harus dihormati, pembangunan pun tidak boleh merusak bunker maupun menutup sumber mata air yang ada.

“Aspirasi masyarakat untuk kepentingan umum harus diakomodir, tetapi pembangunan harus tetap menjaga bunker dan sumber airm justru jalan baru bisa menjadi pemandangan indah dan destinasi wisata alam, sejarah, dan religi,” jelas Jajang.

Proyek jalan baru diharapkan tidak hanya memulihkan mobilitas warga, tetapi juga memberi nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan melalui potensi wisata sejarah. Pihaknya pun akan terus mendukung, mengawal serta menjaga proses pembangunan jalan yang baru agar berjalan aman, tertib, lancar dan sukses sesuai harapan.

Editor : Eka Rahmawati
#longsor #bogor selatan #Batutulis