RADAR BOGOR - Aktivitas olahraga di area Sistem Satu Arah (SSA), Kota Bogor, terganggu. Kondisi ini terjadi akibat adanya perbaikan pedestrian di dekat Jembatan Otista, Kota Bogor.
Berdasarkan pantauan Radar Bogor di lokasi, pedestrian yang diperbaiki sampai ke jalur sepeda di sisi kanan. Warga yang berolahraga pun mesti turun dari area trotoar, ke sisi jalan.
Kabid Pemeliharaan dan Kebinamargaan PUPR Kota Bogor, Agus Sobari memohon maaf atas kondisi yang terjadi. Dia menerangkan langkah tersebut sebetulnya bertujuan baik.
“Karena kami ingin membuat pejalan kaki atau warga yang olahraga bisa lebih nyaman. Itu bagian dari pemeliharaan karena sebelumnya ada kerusakan,” jelas Agus pada Radar Bogor.
Agus menerangkan, panjang pedestrian yang diperbaiki mencapai 40 meter.
Jika mengacu, pada kontrak, pengerjaan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember.
“Dimulainya 18 November hingga 15 Desember berdasarkan kontrak. Tapi bisa lebih cepat, itu dicantumkan sampai Desember khawatir ada beberapa kendala,” terang Agus.
Kendala yang dimaksud Agus seperti halnya cuaca. Sebab pengerjaan beton akan terganggu jika kontur tanah dalam keadaan basah imbas hujan yang melanda.
Perbaikan pedestrian disebut Agus menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Nilai yang digelontorkan mencapai Rp200 juta.
“Iya pagunya lebih kurang Rp200 juta. Semoga pengerjaannya bisa lebih cepat. Insya allah pada tahun depan kami akan berlanjut di Lawang Salapan cuma masih nunggu anggaran,” pungkasnya.(bay)
Editor : Alpin.