Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jadi Biangkerok Kemacetan, Akses U-Turn di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor Ini Diminta Ditutup

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 30 November 2025 | 12:00 WIB
Salah satu akses u turn di Jalan Sholeh Iskandar yang kerap sebabkan kemacetan.
Salah satu akses u turn di Jalan Sholeh Iskandar yang kerap sebabkan kemacetan.

RADAR BOGOR - Ruas Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal jadi salah satu titik kemacetan. Kondisi ini disebut imbas adanya dua u-turn yang saling berdekatan.

U-Turn pertama berada di depan Universitas Ibn Khaldun (UIKA). Sementara U Turn berikutnya berada di depan Perumahan Cimanggu Permai atau Mal Yogya Jalan Sholeh Iskandar.

Kedua U Turn di Jalan Sholeh Iskandar tersebut hanya berjarak lebih kurang 800 meter. Warga sekitar menyebut banyak kendaraan yang maksa putar balik. Sehingga antrean kendaraan mengular.

Firdaus, warga Sukadamai menerangkan, kemacetan terjadi bukan hanya diwaktu libur. Antrean kendaraan sudah jadi makanannya saban hari.

“Apalagi kalau sore, pasti macet. Banyak yang putar balik dan jaraknya berdekatan. Sehingga arus lalu lintas tersendat,” kata Firdaus saat berbincang dengan Radar Bogor.

Penutupan U Turn dipandang Firdaus jadi solusi untuk mengurai kemacetan. Kendaraan yang hendak putar balik, diarahkan ke U Turn yang berada sedikit jauh di depannya.

“Kalau yang di depan Yogya sebaiknya muter balik di depan Ramayana. Yang dari arah UIKA muternya di depan Rumah Makan Saung Kuring, saya rasa itu jauh lebih baik,” ucapnya.

Camat Tanah Sareal, Rokib menerangkan, pihaknya juga kerap menerima keluhan macet dari warganya. Ini disampaikan baik dari media sosial ataupun secara langsung.

Rokib menerangkan pihak Kecamatan juga telah mengajukan untuk menutup beberapa akses putar balik atau U Turn di Jalan Sholeh Iskandar.

“Pihak Mal Yogya juga telah mengajukan ke Dishub terkait dengan beberapa putaran di Solis, dan kami sudah berkoordinasi juga dengan Dishub,” terang Rokib.

Namun Rokib menerangkan kewenangan Jalan Sholeh Iskandar berada di tangan Pemerintah Pusat. Sehingga tidak bisa serta merta untuk menutup U Turnnya.

“Iya Jalan Sholis adalah jalan nasional. Jadi sedang dikaji dan diusulkan ke pusat,” kata Rokib saat dikonfirmasi lebih lanjut, Minggu 30 November 2025 siang.

Warga atau pengendara diminta untuk bersabar. Pemerintah disebut tidak tinggal diam saat ada keluhan dari warganya. Namun ada beberapa tahapan yang mesti ditempuh. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#jalan sholeh iskandar #U turn #kemacetan