RADAR BOGOR - Akhirnya, rangkaian kegiatan Festival Pencak Silat Seni Tradisi, yang diselenggarakan PT. Mitra Natura Raya (MNR) melalui Kebun Raya Bogor, berkolaborasi dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ditutup.
Festival Pencak Silat Seni Tradisi di Kebun Raya Bogor ini, menjadi event tahunan bersama IPSI yang telah dilaksanakan sejak 28 hingga 30 November 2025.
Bertempat di Taman Reinwardt, Kebun Raya Bogor, Festival Pencak Silat Seni Tradisi ini tentu diselenggarakan dengan tujuan pelestarian.
Direktur KebunRaya.id, Marga Anggrianto menegaskan, bahwa ada misi pelestarian budaya bangsa melalui event tahunan tersebut.
Sebab, kata dia, pencak silat bukan hanya sebagai seni bela diri semata. Tapi, lanjutnya, pencak silat menjadi sebuah warisan, yang harus dilestarikan ke para generasi penerus bangsa.
"Warisan kaya akan nilai. Banyak perpaduan di dalamnya, ada kekuatan fisiknya, seni, juga spiritual hingga persaudaraan. Sehingga pencak silat itu sangat menjunjung tingga 3 hal, yaitu keberanian, kehormatan juga kebijaksanaan.
Kata dia, penyelenggaraan event untuk melestarikan warisan budaya ini, juga diwarnai dengan indahnya Kebun Raya Bogor, menjadikan festival ini menarik untuk generasi muda.
“Melalui festival ini, Kebun Raya Bogor tidak hanya menjadi ruang edukasi lingkungan, tetapi juga ruang ekspresi budaya. Perpaduan antara kesadaran lingkungan dan kekayaan tradisi menciptakan kolaborasi unik antara pelestarian ekologi dan warisan budaya,” ujarnya.
Antusias para generasi muda dari tahun ke tahun pun, kata dia meningkat. Ratusan peserta dengan catatan 348 orang atlet mengikuti festival.
Baca Juga: Aceh dan Sumatera Bersedih, Bogor Harus Siaga
Baik atlet muda maupun tua hadir dalam kegiatan tersebut. Dan hari ini, Festival Pencak Silat Seni Tradisi pun ditutup dengan pengumuman para juara.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga