Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Personel Damkar di Kota Bogor Selebrasi di Atap Truck Pemadam

Muhamad Rifki Fauzan • Senin, 1 Desember 2025 | 11:15 WIB
Selebrasi Personel Damkar Kota Bogor pasca menerima SK PPPK Paruh Waktu
Selebrasi Personel Damkar Kota Bogor pasca menerima SK PPPK Paruh Waktu

RADAR BOGOR - Raut sumringah menyelimuti wajah tenaga honorer di Kota Bogor. Termasuk personel Damkar. Mereka resmi menyandang status Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja atau PPPK Paruh Waktu.

Berbagai macam cara dilakukan untuk merayakan momen bahagia tersebut. Salah satu yang paling mencolok ialah selebrasi yang dilakukan personel Damkar.

Pasca menerima Surat Keputusan (SK) sebagai PPPK Paruh Waktu, para personel Damkar langsung menaiki truck pemadam. Ini bukan seremonial belaka, tapi ada makna tersirat dibaliknya.

Bagi mereka, kendaraan itulah yang menghantarkanya mendapat selembar kertas penting tersebut. Mobim pemadam sudah menjadi bagian dari kehidupannya.

Dari atas truck bercat merah, sorak sorai terdengar halus di telinga. Aksi personel Damkar menyedot perhatian. Tidak sedikit publik ikut mengabadikan momen tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya,” kata salah seorang Personel Damkar Kota Bogor sembari duduk di atap truck pemadam, Senin 1 Desember 2025 siang.

Personel Damkar tersebut merupakan bagian dari 3 ribu PPPK yang baru saja menerima SK. Dokumen penting itu diberikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Dedie mengatakan pengangkatan PPPK Paruh Waktu memiliki dasar hukum yang jelas. Ini mengacu pada keputusan Menpan RB nomor 16 tahun 2025.

Dedie menilai pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi langkah penting. Sebab berkaitan erat dengan peningkatan kulitas pelayanan di lingkup Pemerintah Kota Bogor.

“Oleh karenanya sebanyak 3.868 PPPK Paruh Waktu hari ini kami angkat. Tanpa mereka rasanya agak sulit juga kalau hanya mengandalkn PNS atau P3K saja,” jelas Dedie.

Ribuan PPPK Paruh Waktu itu tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun yang paling banyak berasal dari kalangan guru dan tenaga operasional.

“Untuk guru ada 200 orang. Tenaga teknis dan operasional 3.651 orang. Terkahir tenaga kesehatan berjumlah 17 orang,” jelas Dedie pada awak media. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Personel Damkar #PPPK Paruh Waktu