Pemkot Bogor Angkat 3.868 PPPK Paruh Waktu, Terbanyak dari Tenaga Teknis, Ini Rinciannya
Kholikul Ihsan• Selasa, 2 Desember 2025 | 13:54 WIB
Wali kota Bogor Dedie A Rachim secara simbolis menyerahkan surat pengangkatan PPPK Paruh waktu di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Senin, 1 Desember 2025.
RADAR BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi mengangkat 3.868 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Lapangan Sempur, Senin, 1 Desember 2025.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang memimpin langsung upacara tersebut menegaskan bahwa KORPRI memiliki peran penting dalam memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia menyebutkan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan aparatur di berbagai sektor layanan masyarakat.
“Tanpa dukungan tenaga PPPK Paruh Waktu, layanan publik akan sulit berjalan optimal, ini bagian dari upaya Pemkot memastikan pelayanan kepada warga tetap maksimal,” ujar Dedie Rachim dalam sambutannya dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Bogor.
Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), serta ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800.1.2.5/Kep.472-BKPSDM/2025. Adapun masa tugasnya akan dimulai 1 Januari 2026 dengan TMT 1 Oktober 2025.
Selain berfokus pada aspek birokrasi, Dedie Rachim juga mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan bagi seluruh ASN dan PPPK. Ia menilai kerusakan alam menjadi salah satu faktor utama penyebab bencana di berbagai daerah.
“Mitigasi bencana harus dimulai dari kesadaran setiap individu, jangan membuang sampah sembarangan, mari bersama menjaga lingkungan,” tegasnya.
Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju”, peringatan HUT ke-54 KORPRI di Kota Bogor menjadi momentum untuk mempertegas komitmen seluruh aparatur sipil dalam melayani masyarakat dengan niat, pengabdian, dan integritas tinggi.
Dedie menutup sambutannya dengan pesan bahwa kolaborasi antara ASN, PPPK, dan masyarakat merupakan kunci untuk membangun Bogor yang lebih baik, maju, dan berdaya saing.***