RADAR BOGOR - Minimnya jumlah personel, tak mengurangi semangat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bogor untuk mengabdi pada masyarakat. Sepanjang 2025, Damkar Kota Bogor mampu menangani 700 kasus penyelamatan atau rescue.
Kadis Damkar Kota Bogor, Agung Prihanto mengatakan angka tersebut membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap instansi yang dipimpinnya.
“Kalau mau dibilang kurang, ya kurang, kami cuma 100 personel termasuk ASN, tapi kami berkomitmen untuk terus melayani masyarakat kapanpun,” kata Agung kepada Radar Bogor, Jumat, 5 Desember 2025.
Pertolongan yang diminta oleh masyarakat kepada Damkar Kota Bogor juga terbilang cukup beragam, mulai dari penyelamatan hewan hingga evakuasi gawai tercebur.
Bahkan, suatu hari Damkar pernah diminta menangani warga yang tengah kerasukan, korban sampai dibawa ke Mako Sukasari untuk ditangani.
“Pernah ada orang yang kesurupan dibawa ke Mako Damkar, sampai di sini kan kita juga bingung harus bagaiamana, tapi ini jadi bukti bahwa kami tetap dipercaya,” jelas Agung.
Namun ketulusan hati para personel Damkar, kerap dicederai oleh masyarakat itu sendiri sebab tak jarang mereka juga kerap mendapatkan laporan palsu dari warga.
“Pernah ada laporan evakuasi ular, personel datang tapi tahunya kami malah diminta untuk menagih utang, mana kondisinya hujan-hujan,” terang Agung.
Untuk memberikan pelajaran, Agung tidak akan lagi sungkan untuk melaporkan pelaku laporan fiktif, baginya ini akan menjadi kebiasaan buruk jika terus dibiarkan.
“Jadi kadang-kadang itu dipakai buat iseng, nanti kami akan buat Laporan Polisi (LP) supaya kejadian seperti itu tidak terulang, saya tidak ingin semangat mereka (petugas Damkar) dirusak,” pungkasnya.(bay)
Editor : Eka Rahmawati