Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gunakan Uang Rakyat, DPRD Kota Bogor Minta Pemkot Perketat Pengawasan Proyek Strategis 2025

Fikri Rahmat Utama • Senin, 8 Desember 2025 | 17:13 WIB
Lapangan Taman Yasmin, salah satu proyek strategis tahun 2025 di Kota Bogor.
Lapangan Taman Yasmin, salah satu proyek strategis tahun 2025 di Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor meminta Pemerintah Kota Bogor memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek-proyek strategis tahun 2025.

Permintaan ini disampaikan karena DPRD masih menemukan sejumlah catatan penting, mulai dari perencanaan yang belum matang hingga kualitas pekerjaan yang dinilai belum maksimal.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, mengatakan secara umum progres proyek berjalan, namun berbagai persoalan teknis di lapangan masih perlu dibenahi baik oleh perangkat daerah maupun rekanan pelaksana.

“Dari pantauan DPRD, progres proyek-proyek strategis saat ini berjalan, tetapi memang masih banyak catatan penting yang harus dibenahi pemerintah daerah maupun rekanan pelaksana,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin 8 Desember 2025.

Heri menjelaskan, sebagian proyek menunjukkan kemajuan, namun tidak sedikit pula yang tertunda akibat persoalan perencanaan, koordinasi, dan lemahnya pengawasan.

Salah satu contoh yang disorot ialah pembangunan jalan di Batu Tulis yang hingga kini masih terhambat pembebasan lahan.

“Ini membuat pekerjaan tertunda dan menunjukkan koordinasi antarpihak terkait masih perlu diperkuat,” tegasnya.

Selain itu, proyek pembangunan Jalan R3 juga menjadi perhatian. Meski progresnya dinilai cukup baik, Heri menilai pekerjaan ini masih membutuhkan waktu panjang hingga benar-benar tembus ke ujung trase bahkan sampai arah Ciawi.

Di sisi lain, DPRD juga menyoroti proyek fasilitas olahraga dan ruang publik. Heri mengatakan masih terdapat kelemahan pada perencanaan detail, pengawasan keamanan kerja, hingga kualitas pengerjaan. Dampaknya, hasil akhir tidak maksimal dan berpotensi menimbulkan masalah baru.

“Hal serupa juga terjadi pada pembangunan fasilitas pejalan kaki, trotoar, dan taman kota. Pekerjaan ini penting bagi kenyamanan warga, jadi pemerintah harus meningkatkan kualitas perencanaan dan pengawasan agar hasilnya tidak asal jadi,” katanya.

DPRD juga menilai progres pembangunan jalan lingkungan, jalan setapak, dan sejumlah jalan tembus masih belum maksimal.

Beberapa titik dinilai lambat pengerjaannya, sementara kualitas pada titik lain belum memenuhi ekspektasi masyarakat.

DPRD menegaskan pihaknya akan terus mengawal seluruh pembangunan tersebut. Sebab menggunakan uang rakyat sehingga harus dikerjakan dengan baik.

"Ini semua uang rakyat. Maka harus direncanakan dengan matang, dikerjakan dengan standar mutu yang jelas, dan diawasi secara ketat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi, menegaskan seluruh proyek strategis 2025 masih berjalan sesuai kontrak.

Ia menyebut beberapa pekerjaan besar seperti pembangunan SMPN 22 di Duta Pakuan, SMPN 23 di Cimahpar, Gedung UPTD PSC Dinas Kesehatan, serta lanjutan Jalan R3 sudah mencapai 100 persen.

“Secara garis besar pekerjaan masih berlangsung dan masih berprogres sampai dengan berakhirnya kontrak, rata-rata minggu ke-4 Desember. Namun untuk SD–SMP satu atap di Cimahpar dan Duta Pakuan serta pembangunan PSC sudah selesai 100 persen,” kata Lia.

Ia optimistis seluruh pekerjaan yang masuk daftar proyek strategis akan tuntas hingga akhir Desember.

Namun tak semuanya tuntas keseluruhan, beberapa diantaranya akan dilanjutkan tahap selanjutnya pada 2026

“Tahun ini sampai akhir Desember akan selesai semua, selesai sesuai kontrak. Maksudnya bertahap yah karena stadion tahun depan ada tahap 2, kolam renang tahap 2 juga, R3, dan terminal bubulak juga ada lanjutannya 2026" jelasnya.

Tahun ini terdapat sepuluh proyek strategis Kota Bogor yang dikerjakan menggunakan APBD, antara lain: rehabilitasi Stadion Padjajaran, pembangunan unit sekolah baru SMPN 22 dan SMPN 23.

Revitalisasi Terminal Bubulak, lanjutan Jalan R3, pembangunan Gedung Negara Sederhana UPTD PSC, serta revitalisasi tiga SD—SDN Cimanggu, SDN Gang Aut, dan SDN Kencana 1. Proyek lainnya ialah pembangunan Taman Lapangan Yasmin Sektor 6. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #proyek strategis #dprd kota bogor