RADAR BOGOR - Warga Bogor Sendy Wijaya (27) menjadi salah satu korban kebakaran Terra Drone, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Desember 2026. Jasad Sendy langsung dimakamkan di Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Rabu, 10 Desember 2025 malam.
Isak tangis keluarga dan kerabat tak terbendung saat jenazah Sendy tiba di pemakaman. Reza Saputra (33), sepupu korban, menceritakan detik-detik pihak keluarga mengetahui peristiwa tersebut.
“Pas pertama kali musibah ini, awalnya dari kakak ipar saya, dia lewat Jalan Cempaka Putih, lokasi kejadiannya, setelah itu kami dapat info dari media sosial,” ujar Reza.
Keluarga langsung diliputi kecemasan setelah menyadari bahwa Sendy sedang berada di kantor tersebut, upaya menghubungi korban tak membuahkan hasil.
“Kami sempat menghubungi, tapi tidak ada kabar, di-chat gak ada balasan, sekitar jam lima muncul namanya di data korban,” jelasnya.
Menurut Reza, Sendy sudah bekerja di Terra Drone Jakarta hampir dua tahun dan saat hari kejadian, masih sempat berkomunikasi dengan keluarga.
“Masih ada, jam 9 pagi dia masih chat, kakak ipar saya juga sempat nanya, tapi pas sekitar jam 3 sudah tidak dibalas,” katanya.
Keluarga kemudian semakin yakin ada sesuatu yang tidak beres ketika pesan WhatsApp korban berubah tak centang.
“Pas dicoba komunikasi, WA almarhum sudah gak ceklis satu,” ungkapnya.
Reza menyebut, Sendy kemungkinan besar menjadi korban karena terjebak asap, ia bekerja di bagian finance yang berada di lantai tiga.
“Iya karena asap, dia itu di lantai tiga, jadi asap mengumpul, itu infonya lantai tiga tempat kumpul makan siang, kebetulan kejadiannya jam satu,” kata dia.
Sendy diketahui sudah berumah tangga, kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar yang hingga kini masih tak percaya dengan kejadian tragis tersebut.(bay)
Editor : Eka Rahmawati