RADAR BOGOR - Prof Arif Satria resmi melepas jabatannya sebagai Rektor IPB University, Kamis 11 Desember 2025. Amanah tersebut sudah diembannya selama delapan tahun.
Pelepasan jabatan Rektor IPB University ini, menyusul dirinya yang kini diangkat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Suasana haru menyelimuti, saat Prof Arif Satria menyerahkan tongkat kepemimpiannya kepada Dr Alim Setiawan sebagai Rektor IPB University Pengganti Antar Waktu (PAW).
Dalam kesempatan itu, Prof Arif menitipkan sejumlah pesan. Salah satu yang paling disorotnya yakni tentang misi global solve leadership.
“Harapan saya mimpi untuk menjadi global solve leadership benar benar diwujudkan. Dan ini satu dari sekian banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan,” jelasnya.
Prof Arif meyakini, sosok penggantinya mampu mewujudkan mimpi tersebut. Dr Alim dipandangnya sudah memiliki banyak pengalaman di bidang birokrasi.
“Saya yakin pa Alim karena beliau sudah ikut saya 8 tahun insya allah beliau akan mampu menyelesaikan seluruh PR. Beliau bisa membawa IPB semakin berdampak,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Dr Alim juga diminta untuk bisa menyelesaikan persoalan lain. Sepertu merekrut dosen yang hingga saat ini, IPB sendiri masih mengalami kekurangan.
“Dari generasi ini kita butuh 500 dosen baru di IPB, sama pa Alim bisa segera untuk merealisasikan itu karena ini kebutuhan regenerasi,” kata Prof Arif, Kamis 11 Desember 2025.
Memipin satu institusi bukan satu hal yang mudah. Namun ini butuh dukungan semua pihak. Doa orang tua disebutnya jadi hal yang tidak boleh dilupakan.
“Saya itu setiap keluar kota hampir pasti selalu pamit sama ibu saya. Jadi dia selalu mendoakan itu berkah yang diberikan oleh allah kepada saya lewat ibu saya,” pungkasnya.(bay)
Editor : Alpin.