RADAR BOGOR – Komunitas Google Developer Group (GDG) Bogor kembali menggelar Developer Festival (DevFest) Bogor 2025 pada Sabtu, 13 Desember 2025 di Graha Pakuan Siliwangi, Kota Bogor.
Ajang tahunan ini menjadi wadah pembelajaran dan kolaborasi bagi para pengembang serta pegiat teknologi untuk memperdalam pemanfaatan Cloud dan Artificial Intelligence (AI).
Lead Organizer GDG Bogor, Hary Noval Ramadhan menjelaskan bahwa DevFest merupakan konferensi pengembang berskala global yang diselenggarakan secara serentak oleh komunitas GDG di berbagai negara.
Kegiatan ini berfokus pada pembelajaran teknologi terkini, membangun solusi digital, serta memperluas jejaring antarpengembang.
“Tahun ini kami mengusung tema ‘Safer, Smarter, and Scalable with Cloud and AI’, temanya lebih spesifik dan mendalam dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Hary.
Ia mengungkapkan, pada penyelenggaraan sebelumnya DevFest masih berfokus pada pengenalan dasar Cloud dan AI. Namun pada 2025, materi yang disajikan dirancang lebih advance, dengan penekanan kuat pada aspek keamanan sistem (security) dan skalabilitas aplikasi.
“Sekarang bukan hanya soal membangun aplikasi berbasis Cloud dan AI, tetapi bagaimana memastikan sistem tersebut aman dan mampu menangani jutaan pengguna secara bersamaan,” jelasnya.
DevFest Bogor sendiri telah menjadi agenda rutin sejak pertama kali digelar pada 2011. Tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ke-14, menegaskan konsistensi komunitas GDG Bogor dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang teknologi.
Hary juga menekankan pentingnya pemahaman dan pemanfaatan AI di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, AI bukanlah ancaman bagi profesi developer, melainkan alat kolaboratif yang dapat meningkatkan produktivitas.
“Jika hari ini belum memanfaatkan AI, maka sudah tertinggal, pesan utama kami adalah bekerja sama dengan AI, bukan takut digantikan,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai riset menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan produktivitas kerja hingga 20 persen. Jika sebelumnya developer menghabiskan waktu berjam-jam mencari solusi pemrograman, kini AI dapat membantu menemukan jawaban dalam hitungan menit.
DevFest Bogor 2025 menargetkan kehadiran sekitar 1.000 peserta, terdiri dari developer profesional, tech enthusiast, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang ingin memperdalam pemahaman teknologi. Peserta tidak hanya berasal dari Bogor dan Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah lain, bahkan ada yang datang dari kawasan Pasundan.
Rangkaian acara dibagi dalam dua format utama. Pada sesi Keynote dan Tech Talk, para pembicara akan menyampaikan materi dan wawasan terbaru seputar Cloud dan AI, disertai diskusi terbuka.
Sementara itu, sesi Workshop yang digelar setelah makan siang dirancang secara hands-on, memungkinkan peserta langsung mempraktikkan materi bersama para speaker dan fasilitator hingga acara berakhir.
Melalui DevFest Bogor 2025, GDG Bogor berharap para peserta mampu membangun aplikasi yang aman, cerdas, dan skalabel, serta menerapkan teknologi Cloud dan AI secara lebih mendalam dan bertanggung jawab.
“Kami ingin peserta pulang tidak hanya membawa pengetahuan, tetapi juga keterampilan nyata yang bisa langsung diterapkan,” tutup Hari.(ded)
Editor : Eka Rahmawati