Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru, 750 Ribu Kendaraan Diperkirakan Masuk dan Melintas di Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Minggu, 14 Desember 2025 | 16:57 WIB
Ilustrasi kepadatan di sejumlah ruas jalan dalam Kota Bogor.
Ilustrasi kepadatan di sejumlah ruas jalan dalam Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Sebanyak 750 ribu kendaraan diperkirakan akan masuk dan melintas di Kota Bogor selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Lonjakan volume kendaraan tersebut diprediksi terjadi karena posisi Kota Bogor sebagai jalur utama menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan, Satlantas Polresta Bogor Kota menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas di titik-titik strategis.

Persiapan dilakukan bersama lintas instansi guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama periode libur panjang.

KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel satuan lalu lintas yang akan diperkuat dengan anggota Pos Pengamanan (Pos PAM) Nataru.

“Yang jelas kami menyiapkan personel satuan lalu lintas dan nanti diback up oleh anggota Pos PAM Nataru. Di Kota Bogor sendiri ada tujuh Pos PAM Nataru,” katanya, Minggu 14 Desember 2025.

Ia menjelaskan, peningkatan arus lalu lintas di Kota Bogor merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap musim liburan.

Hal ini tidak terlepas dari fungsi Kota Bogor sebagai wilayah perlintasan masyarakat dari Jakarta yang hendak berlibur ke kawasan Puncak.

“Karena kami hanya kota lintasan masyarakat dari Jakarta yang mau liburan ke Puncak, kami menyiapkan jalur yang akan mereka lintasi, baik saat keberangkatan maupun kepulangan,” ungkapnya.

Dalam mengantisipasi kemacetan, Satlantas memprediksi skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan tidak akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Rekayasa akan difokuskan pada pintu keluar tol, ruas jalan dalam kota, hingga wilayah perbatasan Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor.

Salah satu skema yang disiapkan yakni jalur alternatif bagi pengendara roda dua dan roda empat yang menuju Puncak melalui Kedung Halang.

Pengendara dari arah Jambu Dua akan diarahkan ke kiri melalui Jalan Pandu Raya, Jembatan Cinta, R3, Jalan Sumarecon, hingga tembus ke Pasir Angin, Puncak.

Selain itu, pengaturan juga disiapkan di sejumlah pintu keluar tol. Apabila terjadi kepadatan signifikan di ruas tol, kendaraan akan diarahkan melintas melalui Jalan Pajajaran menuju Tajur dan masuk ke kawasan Ciawi.

Di Exit Tol BORR, kendaraan akan dialihkan melalui Jalan Kedung Badak jika terjadi kepadatan.

Sementara di Exit Tol Baranangsiang, kendaraan yang keluar tol dan hendak masuk ke wilayah Kota Bogor akan diarahkan ke kiri menuju Jalan Pajajaran.

Berdasarkan data Satlantas Polresta Bogor Kota, volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bogor saat libur panjang Nataru diperkirakan mencapai sekitar 400 ribu kendaraan melalui Gerbang Tol Bogor (Baranangsiang) dan sekitar 350 ribu kendaraan melalui Gerbang Tol BORR.

Hingga saat ini, kondisi arus lalu lintas di Kota Bogor masih terpantau normal.

Namun, kepadatan diperkirakan mulai terjadi pada pekan depan seiring mendekatnya perayaan Natal serta dimulainya masa libur sekolah.

“Saat ini belum. Mungkin nanti padat mendekati Natal dan ditambah masuk musim libur sekolah anak-anak,” tutupnya.

Satlantas Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama libur Nataru untuk memantau informasi lalu lintas terkini serta menyiapkan rencana perjalanan guna menghindari kepadatan di jalur-jalur utama.(uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #macet #kendaraan #libur natal dan tahun baru