RADAR BOGOR – Kota Bogor meraih predikat Swasti Saba Wiwerda dalam program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025.
Penghargaan ini menempatkan Kota Bogor sebagai salah satu dari 41 daerah di Indonesia yang dinilai berhasil membina dan mengembangkan program kesehatan berkelanjutan di berbagai tatanan.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pencapaian tersebut.
Menurutnya, capaian Kota Sehat merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha.
“Alhamdulillah, Kota Bogor mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wiwerda. Kota Bogor termasuk dari 41 daerah yang menerimanya, sehingga ini menjadi pencapaian luar biasa,” ujar Dedie Rachim, Senin 15 Desember 2025.
Dedie menyebutkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Forum Kota Sehat serta kontribusi berbagai sektor, antara lain bidang pendidikan, kesehatan, sosial, perencanaan, hingga pariwisata.
Dia menegaskan, konsep Kota Sehat menuntut keberlanjutan program dan konsistensi pelaksanaan di lapangan.
Meski meraih predikat tinggi, Dedie mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, terutama terkait pencapaian open defecation free (ODF) di seluruh wilayah Kota Bogor.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memperkuat upaya penanganan sanitasi dan lingkungan permukiman.
“Pencapaian ini luar biasa di tengah masih adanya kendala, di antaranya persoalan ODF. Ke depan, program penanganannya akan terus ditingkatkan,” katanya.
Penghargaan Swasti Saba Wiwerda merupakan predikat tertinggi kedua dalam program Kabupaten/Kota Sehat yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan. Ini diberikan kepada daerah dengan kinerja terbaik dalam membangun lingkungan sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Dalam mendukung capaian tersebut, Pemerintah Kota Bogor melibatkan berbagai unsur masyarakat dan institusi, di antaranya lingkungan RW, fasilitas publik, satuan pendidikan, fasilitas kesehatan, pelaku usaha, serta komunitas sosial yang berkontribusi dalam penerapan indikator Kota Sehat.
Pemerintah Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas program Kota Sehat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas hidup warga Kota Bogor. (uma)
Editor : Alpin.