RADAR BOGOR - Event Jazz Hujan masuk 10 Calender of Event Kota Bogor. Bahkan rencananya akan dipromosikan ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
Calender of Event di mana salah satunya ada event Jazz Hujan, merupakan strategi Pemkot Bogor untuk mendongkrak wisatawan yang berkunjung. Sebab pada 2026 mereka menargetkan 10 juta wisatawan.
“Event itu ibarat magnet yang menarik wisatawan sehingga efeknya langsung ke ekonomi kreatif dan PAD,” ujar Kepala Disparbud Kota Bogor, Firdaus.
Jazz Hujan sendiri dinilai jadi salah satu event terbaik. Meski acara puncak belum dimulai, rentetatan kegiatannya terus mendapat respon positif.
Rangkaian acara Jazz Hujan sendiri sudah dimulai sejak, 22 November 2025 lalu. Tahapan ini digelar setiap dua pekan sekali. Penyelenggara akan mendatangi sejumlah titik.
Jazz Hujan merupakan konser musik yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie Rachim. Ini jadi upaya untuk memperkuat ekosistem seni di wilayahnya.
“Jazz Hujan bukan hanya konser musik, ini gerakan kreatif kota yang menghidupkan ruang seni serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Dedie.
Penanggung Jawab Jazz Hujan, Harland Bengardi mengatakan event ini mendukung dan memperkuat program Pemerintah Kota Bogor.
Jazz Hujan disebutnya menjadi upaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif. Melalui event ini dapat memberikan pemerataan ruang seni dan budaya.
“Serta ini juga sejalan dengan program pemberdayaan komunitas band lokal dan peningkatan aktivitas publik yang produktif,” jelas Harland dalam keterangan tertulisnya.
Ketua Panitia, Dinna Fajrina mengatakan rangkaian Jazz Hujan bukan hanya pemanasan menuju acara puncak. Tapi jadi komitmen untuk menghadirkan ruang kolaborasi.
“Musisi lokal mendapatkan panggung berkelanjutan untuk terus tumbuh. Kemudian masyarakat semakin mengenal musik jazz. Kota Bogor jadi punya ikon musik,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin