RADAR BOGOR - Praktik pungutan liar alias pungli jadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Pemkot Bogor mulai merancang sistem untuk mengatasi praktik pungli yang dinilai terlarang tersebut.
Pada puncak peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengambil langkah taktis. Dirinya meluncurkan Satuan Kerja Inspeksi Gabungan Anti Pungli (SIGAP).
Diluncurkannya SIGAP memiliki harapan guna memperkuat langkah pencegahan dan penindakan praktek pungutan liar di berbagai sektor pelayanan publik.
SIGAP merupakan wujud nyata kolaborasi lintas lembaga dan masyarakat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dedie menyebut, upaya pencegahan Pungli di Kota Bogor juga berbuah manis. Daerah yang dimpimpinnya, berhasil mendapat peringkat terbaik pencegahan korupsi.
"Karena semua semangatnya sama, semangatnya ingin membuat Kota Bogor lebih baik lagi dengan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat yang juga ingin kotanya berintegritas," ucap Dedie dalam keterangan tertulisnya.
Hakordia di Kota Bogor sendiri dikemas dengan berbagai macam rangkain kegiatan. Salah satunya penanda tanganan komitmen bersama anti korupsi.
Rangkaian kegiatan itu diikuti oleh, Jajaran Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda), aparat penegak hukum dan dilanjutkan deklrasi anti koropsi.(bay)
Editor : Alpin.